Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan
SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) Aceh Selatan telah menyerahkan hasil uji laboratorium terkait dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pasie Raja kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Selatan.
Kepala Loka POM Aceh Selatan Indera Permana menyampaikan bahwa pengujian sampel makanan dilakukan berdasarkan permohonan resmi dari Dinas Kesehatan.
Karena itu, hasil pemeriksaan juga disampaikan kembali secara resmi kepada instansi tersebut.
“Terkait hasil uji lab MBG sudah kami serahkan ke Dinkes Aceh Selatan. Karena permohonan uji dilakukan oleh Dinkes, maka hasilnya juga sudah kami sampaikan secara resmi ke Dinkes,” ujar, Indera, Sabtu (7/3/2026).
Disebutkan, hasil uji laboratorium tersebut telah diserahkan pada Jumat (6/3/2026).
“Jumat kemarin sudah kami sampaikan,” tambahnya.
Baca juga: Dosen UTU Motivasi Santriwati Dayah Ruhul Qur’ani, Kiat Raih Sukses Sesuai Potensi
Lebih lanjut dijelaskan, penyampaian hasil kepada publik nantinya akan melalui Dinas Kesehatan sebagai instansi yang memiliki kewenangan utama dalam penanganan kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan.
“Untuk penyampaian hasil juga melalui Dinkes, karena leading sector terkait KLB keracunan pangan ada di Dinas Kesehatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt Dinkes Aceh Selatan Yuhelmi saat dikonfirmasi Serambinews.com pada Sabtu (7/3/2026) hingga konfirmasi pada Minggu (8/3/2026) belum merespons.
Sebelumnya, sejumlah siswa di Kecamatan Pasie Raja, Aceh Selatan, dilaporkan mengalami keluhan mual dan sakit perut setelah mengonsumsi menu MBG.
Kasus tersebut sempat mendapat penanganan medis di fasilitas kesehatan setempat dan kini tengah menjadi perhatian berbagai pihak. (*)