Dosen UTU Motivasi Santriwati Dayah Ruhul Qur’ani, Kiat Raih Sukses Sesuai Potensi
Muhammad Hadi March 08, 2026 06:34 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Santriwati Dayah Ruhul Qur’ani (RQ) Meulaboh tampak antusias mengikuti kegiatan Tausiyah Inspiratif yang disampaikan dosen Universitas Teuku Umar (UTU), Jusnaini Hasni M.Ed.

Di hadapan para santriwati, Jusnaini mengajak siswa memaksimalkan potensi masing-masing.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Dayah setempat, Jumat (6/3/2026) merupakan bagian dari rangkaian Daurah Ramadhan Ruhul Qur’ani (DRRQ) IV.

Dalam kesempatan itu, para santriwati diajak untuk mengenali potensi diri dan meraih kesuksesan sesuai dengan jalan masing-masing.

Jusnaini menyampaikan setiap manusia diciptakan dengan kemampuan, minat, dan jalan hidup yang berbeda. Karena itu, menurutnya, kesuksesan tidak harus diukur dengan standar yang sama dengan orang lain.

“Setiap orang memiliki potensi dan jalannya sendiri. Yang terpenting adalah kita terus berusaha memperbaiki diri dan menjadi lebih baik dari diri kita yang kemarin,” ujarnya.

Ia juga mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an, “Qul kullun ya‘malu ‘alā syākilatih,” yang berarti setiap orang bekerja sesuai dengan keadaan dan potensi masing-masing.

Baca juga: Lima Kandidat Mendaftar Sebagai Balon Rektor UTU Periode 2026–2030, Ini Nama dan Asal Instansinya

Ayat tersebut, lanjutnya, menjadi pengingat agar seseorang tidak sibuk membandingkan diri dengan orang lain, melainkan fokus mengembangkan kemampuan yang telah Allah titipkan.

 Jusnaini juga menegaskan menjadi santri bukanlah batasan untuk meraih prestasi di berbagai bidang. 

Justru nilai-nilai yang dipelajari di pesantren, seperti kedisiplinan, akhlak, kesederhanaan, dan kecintaan kepada Al-Qur’an, merupakan modal penting untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Santriwati dapat meraih kesuksesan di berbagai bidang, baik sebagai pendidik, akademisi, peneliti, maupun profesional lainnya.

 Yang terpenting adalah tetap menjaga identitas sebagai muslimah yang berilmu dan berakhlak,” kata Alumni Magister Internasional Islamic University Malaysia.

Baca juga: Aceh Ramadhan Festival Ditutup dengan Khanduri dan Peringatan Nuzulul Quran

Menurutnya, perempuan yang berilmu memiliki peran besar dalam membangun masa depan masyarakat.

Ketika seorang perempuan belajar dengan sungguh-sungguh, ia tidak hanya membangun masa depannya sendiri, tetapi juga ikut membangun masa depan keluarga dan generasi yang akan datang.

Teruslah belajar

Di akhir penyampaiannya, ia memberikan pesan motivasi kepada para santriwati agar tidak pernah merasa kecil hanya karena berasal dari tempat yang sederhana.

“Jangan pernah merasa kecil karena latar belakang kita. Bisa jadi dari tempat inilah Allah sedang menyiapkan kalian untuk menjadi orang-orang besar di masa depan. Teruslah belajar, teruslah bermimpi, dan jadilah versi terbaik dari diri kalian,” pesannya.

Kegiatan Tausiyah Inspiratif tersebut menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Daurah Ramadhan Ruhul Qur’ani (DRRQ) IV yang bertujuan memperkuat motivasi, spiritualitas, serta wawasan para santri selama bulan suci Ramadhan.

Para santriwati tampak mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh perhatian hingga akhir acara.(*)

Baca juga: Surga Juga Merindukan Manusia, Tgk Wahyu Mimbar: Ini 4 Golongan yang Disebut dalam Hadis

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.