Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU – Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) menuntaskan rangkaian Program Mahasiswa Berdampak di Gampong Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya (Pijay).
Program yang didukung Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti) ini menghadirkan berbagai kegiatan yang menyentuh sektor kesehatan, dukungan psikososial, serta penguatan kesiapsiagaan masyarakat gampong.
Selama masa pengabdian, tim mahasiswa melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari pelayanan kesehatan masyarakat, penyuluhan kesehatan, pelatihan kader desa, hingga edukasi kesehatan bagi anak-anak.
Pada kegiatan pelayanan kesehatan yang digelar pada 4 dan 6 Februari 2026, tercatat 106 warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tanda vital, kadar glukosa, kolesterol, asam urat, serta konsultasi kesehatan dasar.
Selain fokus pada kesehatan masyarakat, mahasiswa juga mendorong kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan penanaman 15 pohon bersama ibu-ibu PKK pada 12 Februari 2026.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus menciptakan desa yang lebih hijau dan sehat.
Mahasiswa juga melakukan pemeriksaan kesehatan serta pemberian vitamin kepada 11 ibu hamil, serta mengadakan sunatan massal bagi delapan anak pada 16 Februari 2026.
Selain pelayanan langsung, tim mahasiswa turut memberikan penyuluhan kesehatan kepada 30 anggota PKK dan kader posyandu mengenai pola hidup sehat, pencegahan penyakit, serta pelatihan bantuan hidup dasar agar pengetahuan tersebut dapat terus diterapkan oleh masyarakat.
Baca juga: 50 Mahasiswa Unsam Jalankan Program Mahasiswa Berdampak 2026 di Aceh Tamiang
Tak hanya fokus pada kesehatan fisik, mahasiswa juga melaksanakan kegiatan psikoedukasi dan dukungan psikososial bagi masyarakat selama masa pengabdian.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, mahasiswa juga menggagas inisiatif Gampong Tangguh Bencana di Gampong Blang Awe melalui sosialisasi kebencanaan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pidie Jaya.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Muhammad Dwi Hafiz Putra Setiora Harjo, dalam pernyataan tertulis kepada Serambinews.com, Minggu (8/3/2026), menyampaikan, bahwa program tersebut menjadi pengalaman berharga bagi tim mahasiswa sekaligus upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan kesiapsiagaan.
“Kami menyadari bahwa perubahan tidak terjadi dalam satu malam. Namun melalui kegiatan sederhana seperti pelayanan kesehatan, penyuluhan, hingga aktivitas bersama anak-anak, kami melihat tumbuhnya kepedulian masyarakat terhadap kesehatan dan keselamatan mereka sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, pembina tim mahasiswa, dr Hendra Kurniawan, MSc, SpP(K) berharap, Gampong Blang Awe dapat menjadi contoh praktik kolaboratif dalam membangun ketahanan desa berbasis kesehatan dan kesiapsiagaan masyarakat.(*)