Munafri-Aliyah Buka Puasa Bersama Ribuan Anak Panti Asuhan di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar
Alfian March 10, 2026 12:19 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti Masjid Al-Markaz Al Islami Makassar, Senin (9/3/2026) sore hingga petang. 

Ribuan anak panti asuhan duduk berjejer rapi menunggu waktu berbuka puasa. 

Mereka hadir memenuhi undangan khusus Pemerintah Kota Makassar, Sehari Bersama Anak Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta peringatan Nuzulul Quran itu dihadiri langsung Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.

Sejak sore, halaman masjid terbesar di Kota Makassar tersebut dipenuhi anak-anak panti asuhan. 

Mereka tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari tausiah hingga menunggu waktu berbuka puasa bersama.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Makassar juga menyerahkan infaq atau santunan kepada anak panti asuhan dan masyarakat dhuafa. 

Bantuan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian di bulan suci Ramadan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan, Ramadan bukan hanya momentum meningkatkan ibadah.

Baca juga: Pemkot Makassar Gandeng Putera Sampoerna Foundation Siapkan Program Peningkatan Kapasitas Guru

Ramadan adalah wadah memperkuat empati dan kepedulian sosial terhadap sesama, terutama bagi anak yatim dan kaum dhuafa.

“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk membangun dua hubungan penting dalam kehidupan, yaitu hubungan dengan sesama manusia dan hubungan dengan Allah SWT, atau hablum minannas dan hablum minallah,” ujar Munafri dalam sambutannya.

Kegiatan ini diikuti oleh 76 panti asuhan se-Kota Makassar dengan total peserta mencapai 3.152 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari 2.829 anak panti asuhan serta 152 pembina dan pengurus panti, termasuk para pendamping.

Munafri menegaskan, anak panti asuhan memiliki hak yang sama seperti anak-anak lainnya.

Baik dalam hal pendidikan, kehidupan yang layak, maupun perhatian dari pemerintah.

“Anak-anak panti tidak boleh menjadi anak yang terabaikan oleh pemerintah. Mereka juga punya hak mendapatkan pendidikan yang layak dan masa depan yang baik,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri bagi anak panti asuhan agar berani memiliki cita-cita besar.

“Suatu saat nanti dari anak-anak yang hadir di sini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan, baik di Kota Makassar maupun di Indonesia,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham mengajak masyarakat menjadikan momentum Ramadan dan peringatan Nuzulul Quran sebagai pengingat untuk semakin mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat ukhuwah serta mendorong masyarakat bersama-sama membangun Kota Makassar yang religius dan penuh kepedulian sosial.(*)



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.