TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sebuah bengkel las di wilayah Banjar Dinas Tunjung Mekar, Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali mengalami kebakaran, Senin 9 Maret 2026.
Tidak ada korban jiwa pada musibah ini. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp500 juta.
Insiden kebakaran terjadi pukul 09.33 Wita.
Bangunan milik Gede Merta alias Dodok (68) ini, tidak hanya dimanfaatkan sebagai bengkel las namun juga rumah tinggal.
Baca juga: Kebakaran Hanguskan Rumah Warga di Sidemen, BPBD: Tidak Ada yang Bisa Diselamatkan
Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz, mengungkapkan insiden berawal saat para pekerja sedang melakukan aktivitas pengelasan di bengkel.
Tiba-tiba muncul api yang kemudian menyambar cairan tiner di sekitar area kerja.
"Percikan api dengan cepat membesar dan membakar peralatan bengkel serta bangunan yang berada satu lokasi dengan rumah korban," ucapnya.
Masyarakat yang mengetahui adanya kebakaran langsung menghubungi Dinas Damkar dan Penyelamatan untuk membantu pemadaman api. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 09.40 Wita.
Beruntung tidak ada korban jiwa pada insiden ini. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp500 juta.
Sebab selain bangunan bengkel dan peralatan kerja yang rusak akibat terbakar, sejumlah barang berharga milik korban seperti perhiasan emas dan dokumen penting juga dilaporkan ikut terbakar.
Peristiwa kebakaran ini juga dilaporkan ke polisi melalui layanan 110. Dari hasil penyelidikan, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti.
"Dugaan awal mengarah pada percikan api dari mesin las yang menyambar cairan tiner di dekat dengan area pengelasan," tandasnya. (mer)