BANGKAPOS.COM – Detik-detik Reza Firmansyah (31), pengemudi berhasil selamat dalam peristiwa mobil mini bus terjun dari atas Jembatan Desa Guntung menuju Kelurahan Arung Dalam, Kecamatan Koba, Senin (9/3/2026) siang.
Pasca insiden nahas, Reza tampak duduk di kursi roda di selasar ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), RSUD Abu Hanifah, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (9/3/2026) petang.
Meski baru saja mengalami insiden, ia nampak masih mampu memainkan smartphone yang digenggam menggunakan tangan kanannya.
Diketahui Reza merupakan salah satu pegawai dari Cabang Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang berkantor di Bangka Tengah.
Baca juga: Cek NIK KTP Sekarang, Lima Bansos Cair Maret 2026, Ikuti Caranya Pakai HP
Dalam kondisi raut muka masih terlihat sedikit syok, Reza secara khusus mengisahkan detik-detik kendaraan yang ditumpanginya terjun dari atas jembatan dengan ketinggian sekitar 13 meter tersebut.
Menurutnya, insiden ini berawal saat dirinya mengemudikan mobil dari arah Kota Pangkalpinang menuju Kota Koba di lajur sebelah kiri, untuk melakukan aktivitas seperti biasanya.
Reza menyebutkan, ketika tiba di lokasi kejadian memang sempat kehilangan konsentrasi karenanya tertidur singkat secara tiba-tiba atau biasa disebut microsleep.
Dirinya mengaku baru kembali tersadar saat mobil yang ditumpanginya sudah berada di tepi sisi jalan sebelah kanan dan menghantap lampu penerangan jalan.
"Tadi kayak ngantuk, nge-blank, posisi ngantuk lah. Tiba-tiba sudah oleng, nabrak lampu jalan itu, kemudian baru terjun," kata Reza.
Saat dalam kondisi itu, warga Kota Sungailiat, Kabupaten Bangka ini mengaku langsung reflek melindungi kepalanya dengan lengan tangan sebelah kanan.
Hal itu dilakukannya agar kepalanya tidak mengalami benturan lebih keras dengan bagian depan mobil.
"Sadar sih, kaget sih tapi. Untung reflek, menahan kepala, jadi ini (lengan tangan kanan) agak bengkak, kan," sebutnya.
Namun ia menerangkan, benturan di bagian wajahnya sempat mengakibatkan keluarnya aliran darah dari dalam hidung.
"Tapi tetap tadi hidung kebentur, keluar darah. Sudah diobati juga tapi, ini lumayan," tuturnya.
Baca juga: Percakapan Terakhir Kapten Miswar, Pelaut Sulsel Hilang di Selat Hormuz, Lihat Sesuatu di Kapal
Disisi lain, dirinya mengaku kemungkinan besar peristiwa ini terjadi akibat kondisi tubuhnya kurang bugar.
"Ngantuk tadi kemungkinan, terus agak demam juga kayaknya. Apa lagi puasa kan, siang-siang," kata dia.
Pengendara mobil mini bus dengan plat nomor berwarna merah BN 1691 Z yang terjun dari atas Jembatan Desa Guntung menuju Kelurahan Arung Dalam, Kecamatan Koba, masih menjalani pemeriksaan lanjutan di RSUD Abu Hanifah Bangka Tengah, pada Senin (9/3/2026) sore.
Saat dikonfirmasi, salah satu petugas RSUD RSUD Abu Hanifah Bangka Tengah membenarkan jika korban insiden kecelakaan di jembatan Guntung tersebut, mendapatkan penanganan di tempatnya bekerja.
Akan tetapi dari keterangan petugas, hingga pukul 15.40 korban masih ada di dalam ruang penindakan untuk dilakukan perawatan intensif lebih lanjut.
"Iya ada tadi (korban kecelakan di jembatan Guntung) dibawa kesini. Tapi ini sedang dilakukan rontgen," ujar perawat yang berjaga di depan IGD RSUD Abu Hanifah Bangka Tengah.
Sebelumnya diketahui, tim gabungan berhasil melakukan evakuasi pada kendaraan yang terjun dari Jembatan Desa Guntung.
Pantauan Bangkapos.com, kendaraan tersebut berhasil diangkat ke tempat yang lebih aman dengan ditarik menggunakan truk tangki milik BPBD Kabupaten Bangka Tengah sekitar pukul 14.00 Wib.
Proses evakuasi sempat menarik perhatian warga sekitar dan juga para pengguna jalan yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.
Jika melihat titik jatuhnya mobil pada dasar sungai dengan tinggi sekitar 13 meter tersebut, dugaan sementara mobil tersebut melaju dari arah Kota Pangkalpinang menuju ke arah Koba, Bangka Tengah.
Pemeriksan Lanjutan
Reza, pengemudi mobil mini bus yang terjun dari atas Jembatan Desa Guntung menuju Kelurahan Arung Dalam Kecamatan Koba, diperbolehkan meninggalkan rumah sakit oleh petugas kesehatan, pada Senin (9/3/2026) petang.
Seperti diketahui sebelumnya, warga asal Sungailiat itu sempat dievakuasi ke RSUD Abu Hanifah Bangka Tengah usai kendaraan yang dikemudikannya terjuna dari jembatan setinggi sekitar 13 meter.
Reza menyampaikan, kondisinya dinyatakan telah stabil oleh petugas setelah dilakukan rontgen awal oleh petugas kesehatan.
Jika diamati sekilas, kondisi tubuh Reza memang tidak terlihat luka berarti, selain memar di bagian lengan tangan kanannya.
Meski begitu ia mengaku disarankan agar melakukan pemeriksaan lebih lanjut, karena masih mengalami kondisi kurang nyaman di bagian punggungnya.
"Kondisinya sih, kalau dari rumah sakit tadi (kemungkinan) ada masalah di tulang bagian belakang. Luka luar memang tidak banyak, cuma di lengan dan bagian sedikit bagian hidung," ucap Reza kepada Bangkapos.com.
Menurut Reza, untuk memastikan kondisi tubuhnya dirinya memang berencana melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan di rumah sakit lain.
"Sudah dikasih rujukan sih, tapi karena memang disini tidak bisa (pemeriksaan lanjutan), ya sudah pilih pulang saja dulu. Mungkin nanti (periksa lagi) di Sungailiat atau Rumah Sakit Provinsi," tambahnya.
Baca juga: Sosok Miswar Maturusi, Kapten Kapal Musaffah 2 Hilang Kontak di Selat Hormuz, Pesan Centang Biru
Namun dirinya juga menyebutkan jika hasil rontgen awal diketahui tidak ditemukan masalah berarti pada bagian tubuh lainnya.
"Tadi ada di rontgen, setelah itu menunggu surat dari dokter, kemudian boleh pulang," tutupnya.
Mobil mini bus dengan pelat nomor BN 1691 Z berwarna merah yang terjun dari atas Jembatan Desa Guntung menuju Kelurahan Arung Dalam, Kecamatan Koba, pada Senin (9/3/2026) berhasil dievakuasi oleh tim gabungan.
Pantauan Bangkapos.com, kendaraan tersebut berhasil ditarik ke tempat yang lebih aman, dengan menggunakan truk tangki milik BPBD Kabupaten Bangka Tengah sekitar pukul 14.00 wib.
Proses evakuasi sempat menarik perhatian warga sekitar dan juga para pengguna jalan yang kebetulan melintas di lokasi kejadia.
Jika melihat titik jatuhnya mobil pada dasar sungai dengan tinggi sekitar 13 meter tersebut, dugaan sementara mobil tersebut melaju dari arah Kota Pangkalpinang menuju ke arah Koba, Bangka Tengah.
Baca juga: Harga Token Listrik Terbaru 9-15 Maret 2026, Beli Rp100 Ribu atau Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh?
Baca juga: Jadwal Lengkap Libur Hari Raya Idul Fitri 2026, Cuti Bersama ASN-Swasta dan Libur Sekolah
Akan tetapi saat tiba di lokasi kejadian, diduga mobil keluar jalur menyebran ke sisi kanan jalan sehingga masuk di sela antara beton dan besi pengaman jembatan dengan lebar sekitar sedepa orang dewasa.
Diketahui, satu tiang penerangan jalan juga ambruk ikut diterjang kendaraan itu.
Kepala Desa Guntung, Memet Kartawinata menyampaikan, korban saat ini sudah dievakuasi menggunakan ambulance Desa ke RSUD Abu Hanifah, Kabupaten Bangka Tengah.
Menurut Memet, berdasarkan keterangan petugas desa korban hanya mengalami luka ringan dan masih dalam kondisi sadarkan diri.
"Berdasarakan keterangan warga, karena saya tidak di tempat kejadian kemungkinan sekitar pukul 13.00. Korban juga sudah dilarikan ke rumah sakit, alhamdulillah keterangan dari sopir ambulance, beliau (korban) sadar," ujar Memet.
(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)