Sempat Turun Rp 55.000 Kemarin, Harga Emas Antam Hari Ini 10 Maret 2026 Kembali Menguat Rp 43.000
Adiana Ahmad March 10, 2026 02:19 PM

POS-KUPANG.COM - Harga emas Antam hari ini 10 Maret 2026 kembali menguat Rp 43.000 per gram setelah sempat turun Rp 55.000 pada perdagangan kemarin, Senin 9 Maret 2026.

Dengan penguatan tersebut, Harga emas Antam hari ini, Selasa (10/3/2026) pukul 08.30 WIB naik menjadi Rp 3.047.000 per gram dari Rp 3.004.000 pada perdagangan Senin (9/3/2026).

Emas batangan Antam tersedia dalam berbagai pilihan berat, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram), sehingga lebih mudah bagi investor untuk menyesuaikan dengan kebutuhan investor.

Berikut Daftar Rincian harga emas Antam hari ini Selasa 10 Maret 2026 dari terendah 0,5 Gram hingga Rp 1000 gram.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini Selasa 10 Maret 2026, LM UBS dan Galeri24 Masih Diangka Rp 3 Jutaan

0,5 gram: Rp 1.573.500
1 gram: Rp 3.047.000
2 gram: Rp 6.034.000
3 gram: Rp 9.026.000
5 gram: Rp 15.010.000
10 gram: Rp 29.965.000
25 gram: Rp 74.787.000
50 gram: Rp 149.495.000
100 gram: Rp 298.912.000
250 gram: Rp 747.015.000
500 gram: Rp 1.493.820.000
1.000 gram (1 kg): Rp 2.987.600.000

Ketentuan Pajak Pembelian dan Buyback emas Antam

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, transaksi pembelian maupun buyback emas batangan Antam dikenakan pajak sebagai berikut:

Pajak Penjualan Emas (PPh 22) oleh PT Antam

0,45 persen untuk pembeli yang memiliki NPWP
0,9 persen untuk pembeli tanpa NPWP
Setiap transaksi pembelian emas akan disertai bukti potong PPh 22 sebagai dasar pelaporan pajak.

Baca juga: Simak Harga Emas Hari ini 10 Maret 2026 Antam,UBS dan Galeri24 Semua Produk Pegadaian DiprediksiNaik

Pajak Pembelian Kembali (buyback) oleh PT Antam

Untuk penjualan kembali emas ke PT Antam dengan nilai transaksi di atas Rp 10 juta, berlaku tarif:

1,5 persen bagi pemilik NPWP
3 persen bagi non-NPWP
Pajak buyback dipotong langsung dari total nilai transaksi yang dilakukan.

Itulah harga Antam hari ini, Selasa (10/3/2026) per pukul 08.30 WIB. Harga emas hari ini di laman resmi Logam Mulia diperbarui setiap hari pada pukul 08.30 WIB.

Harga emas Sabtu 9 Maret 2026

Harga emas Antam pada perdagngan Senin 9 Maret 2026 dilaporkan anjlok Rp 55.000 per gram 

Dilansir dari website resmi PT Aneka Tambang Tbk, logammulia.com, harga emas Antam Sabtu 9 Maret 2026 berada di angka Rp 3.004.000 per gram.

Pada perdagangan Sabtu pekan lalu, harga emas Antam dipatok Rp 3.059.000 per gram.

Penurunan harga jual emas ternyata turut diikuti Harga Buyback emas Antam hari ini.

Bahkan data dari laman Logam Mulia menunjukkan Harga Buyback emas Antam hari ini mengalami koreksi lebih dalam.

Harga Buyback emas Antam Sabtu dilaporkan anjlok Rp 65.000 menjadi Rp 2.757.000 per gram..

Untuk diketahui, harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.757.000 gram.

Sebagai informasi, harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis 29 Januari 2026 di harga Rp 3.168.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam di angka Rp 2.989.000 per gram.

Baca juga: Harga Emas Antam, UBS dan Galeri 24 Siang Ini Turun Semua, Cek Daftar Terbaru Senin 9 Maret 2026

Daftar Harga emas Antam Sabtu 9 Maret 2026

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.552.000
Harga emas 1 gram: Rp 3.004.000
Harga emas 2 gram: Rp 5.958.000
Harga emas 3 gram: Rp 8.919.000
Harga emas 5 gram: Rp 14.835.000
Harga emas 10 gram: Rp 29.590.000
Harga emas 25 gram: Rp 73.810.000
Harga emas 50 gram: Rp 147.455.000
Harga emas 100 gram: Rp 294.760.000
Harga emas 250 gram: Rp 736.590.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.472.900.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.944.600.000.

Prediksi Harga Emas Senin 9 Maret 2026

Sebelumnya, harga emas dunia diperkirakan masih bergerak fluktuatif pada perdagagan awal pekan Senin (9/3/2026).

Pergerakan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor global, mulai dari dinamika geopolitik hingga arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas masih memiliki peluang bergerak naik, meskipun potensi koreksi juga tetap terbuka jika tekanan pasar meningkat.

Pada perdagangan Sabtu pagi, harga emas dunia tercatat ditutup di level USD 5.171 per troy ons.

Sementara itu, harga emas Logam Mulia di dalam negeri berada di kisaran Rp 3.059.000 per gram.

Ibrahim menjelaskan, jika harga emas dunia mampu menembus level resistance pertama di USD 5.229 per troy ons, maka harga emas logam mulia di pasar domestik berpotensi naik hingga sekitar Rp 3.095.000 per gram pada perdagangan Senin (9/3).

"Apabila harga emas dunia naik di resistance pertama USD 5.229, kemungkinan besar untuk logam mulianya di hari Senin (9/3) di Rp 3.095.000 per gram," kata Ibrahim dalam keterangannya, Minggu (8/3/2026).

Potensi penguatan juga masih terbuka dalam jangka waktu lebih panjang. Apabila dalam sepekan harga emas dunia mampu menembus resistance kedua di USD 5.395 per troy ons, maka harga logam mulia di dalam negeri diperkirakan dapat menyentuh Rp 3.150.000 per gram.

"Apabila dalam satu minggu harga emas dunia naik di resistance kedua di USD 5.395 per troy ons, kemungkinan besar logam mulianya itu di Rp 3.150.000 per gram," ujarnya.

Risiko Koreksi Harga Emas

Di sisi lain, Ibrahim juga mengingatkan bahwa harga emas dunia tetap memiliki potensi penurunan apabila tekanan pasar meningkat. Jika harga emas turun ke support pertama di USD 5.095 per troy ons, maka harga logam mulia diperkirakan bisa melemah ke sekitar Rp 3.030.000 per gram.

Penurunan yang lebih dalam dapat terjadi jika harga emas dunia menembus support kedua di USD 4.959 per troy ons. Dalam skenario ini, harga emas logam mulia berpotensi turun hingga sekitar Rp 2.900.000 per gram.

"Kemudian kalau seandainya harga emas dunia turun di support kedua, di USD 4.959, kemungkinan besar logam mulianya di Rp 2.900.000 troy ons," ujarnya.

Faktor Penentu Pergerakan Emas

Menurut Ibrahim, ada beberapa faktor utama yang akan mempengaruhi pergerakan harga emas dalam waktu dekat. Salah satunya adalah situasi geopolitik global yang masih memanas di sejumlah kawasan.

Selain itu, dinamika politik di Amerika Serikat juga berpotensi memicu volatilitas di pasar keuangan global, yang pada akhirnya berdampak pada harga emas.

Faktor lain yang tak kalah penting adalah perang dagang antarnegara serta arah kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed), khususnya terkait suku bunga dan kebijakan moneter.

"Ada beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas dunia dan logam mulia mengalami kenaikan. Yang pertama adalah faktor geopolitik, kedua faktor perpolitikan Amerika, kemudian ketiga faktor perang dagang, yang keempat adalah kebijakan Bank Sentral Amerika," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.