Jadwal Imsak 21 Ramadhan 11 Maret 2026 Kalsel, Kotabaru, Pelaihari, Marabahan dan Amuntai
M.Risman Noor March 11, 2026 04:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kini Ramadhan 2026 sudah memasuki hari ke-21.

Berikut jadwal imsak 11 Maret 2026 untuk wilayah Kalsel, lengkap 13 kabupaten/kota.

Jadwal imsak menjadi acuan umat muslim untuk memulai berpuasa sebelum masuk saat shalat subuh.

Tentunya sahur terlebih dahulu. Dimana sahur bukan hanya mengisi perut untuk puasa.

Melainkan ada berkah dan nilai ibadah didalamnya.

Baca juga: Krisis Timur Tengah Terus Bergejolak, Begini Harapan Kadin

Baca juga: Malam Tanglong di Balangan Bakal Dimeriahkan Arak-Arakan Mobil Hias, Melestarikan Budaya Baarak

Berikut jadwal Imsak 21 Ramadhan di Kalimantan Selatan Selasa (11/3/2026) :

Banjarbaru:

Imsak : 05.02

Subuh : 05.12

Pelaihari (Tanahlaut)

Imsak : 05.02

Subuh : 05.12

Kotabaru (Kotabaru):

Imsak : 04.56

Subuh : 05.06

Barabai (HST)

Imsak : 05.00

Subuh : 05.10

Banjarmasin:

Imsak : 05.03

Subuh : 05.13

Martapura (Banjar):

Imsak : 05.02

Subuh : 05.12

Tanjung (Tabalong):

Imsak : 05.00

Subuh : 05.10

Batulicin (Tanahbumbu):

Imsak : 04.57

Subuh : 05.07

Marabahan (Barito Kuala) :

Imsak : 05.02

Subuh : 05.12

Amuntai (HSU)

Imsak : 05.01

Subuh : 05.11

Kandangan (HSS)

Imsak : 05.00

Subuh : 05.10

Rantau (Tapin)

Imsak : 05.01

Subuh : 05.11

Balangan

Imsak : 05.00

Subuh : 05.10

Baca juga: PMI Tapin Gelar Buka Puasa Bersama Mitra, Perkuat Sinergi untuk Pelayanan Kemanusiaan

Shalat Tahajud

Bagi yang menjalankan amalan malam ganjil atau malam ke-21 Ramadhan 1447 H, biasanya melakukan shalat tahajud.

Shalat di sepertiga malam ini lebih diintensifkan dilaksanakan memasuki hari 10 Ketiga Ramadhan.

Apalagi di Ramadhan ada malam istimewa yakni malam Lauilatul Qadar. Selain Shalat tarawih kita dianjurkan memperbanyak shalat sunnah seperti Shalat Tahajud.

Simak penjelasan Ustadz Adi Hidayat tentang Shalat Tahajud atau shalat malam ini.

Shalat Tahajud termasuk shalat sunnah yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW kepada umat Islam.

Cara menunaikannya sesuai cara Rasulullah SAW diungkap Ustadz Adi Hidayat atau UAH

Dalam melaksanakan shalat Tahajud, terdapat surah-surah yang dibaca dan doa setelahnya.

Memasuki bulan Ramadhan nanti, Shalat Tahajud menjadi salah satu qiyamul lail yang dianjurkan dikerjakan umat muslim agar menambah keimanan dan ketaqwaan.

Shalat Tahajud di bulan Ramadhan dapat dikerjakan bertepatan waktu sahur.

Baca juga: Baznas Tanahbumbu Salurkan Zakat ke Desa Pulau Burung, 20 Mustahik Terima Bantuan Uang Tunai

Shalat Tahajud menjadi sarana bagi umat Islam untuk memohon dan berpasrah kepada Allah atas permasalahan hidup.

Lantas bagaimana Shalat Tahajud sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW?

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, shalat Tahajud dapat mengangkat karir aktivitas umat muslim, bisa menghadirkan penjagaan Allah dan bimbingan dalam mengawali aktivitas.

"Maka bisa menghadirkan solusi setiap kesulitan dan menghadirkan langsung pertolongan dari Allah ketika mengalami gangguan kehidupan, untuk itu konsisten mengerjakan shalat malam," jelas Ustadz Adi Hidayat dikutip dari Akhyar.tv via kanal Youtube Kajian Islam Official.

Shalat Tahajud dilaksanakan tiap malam. Termasuk di malam nisfu syaban. (kolase/konsultasifiqih)

Secara ringkas, tata caranya sama dengan shalat sunnah dua rakaat pada umumnya, yaitu:

1. Niat

Bagi yang melafadzkan niat, niat sholat tahajud adalah sebagai berikut:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

(Usholli sunnatat tahajudi rok’ataini lillahi ta’aalaa)

Artinya: “Aku niat sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala”

2. Takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah (Kumpulan doa iftitah)

Ilustrasi,Shalat Tahajud dikerjakan di sepertiga malam (ummi-online.com)

3. Membaca surat Al Fatihah

4. Membaca surat atau ayat Al Qur’an. Rasulullah biasa membaca surat yang panjang-panjang.

5. Ruku’ dengan tuma’ninah

6. I’tidal dengan tuma’ninah

7. Sujud dengan tuma’ninah

8. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

9. Sujud kedua dengan tuma’ninah

10. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua

11. Membaca surat Al Fatihah

12. Membaca surat atau ayat Al Qur’an. Rasulullah biasa membaca surat yang panjang.

13. Ruku’ dengan tuma’ninah

14. I’tidal dengan tuma’ninah

15. Sujud dengan tuma’ninah

16. Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah

17. Sujud kedua dengan tuma’ninah

18. Tahiyat akhir dengan tuma’ninah

19. Salam

Demikian diulangi hingga empat kali salam (delapan rakaat).

(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.