Mata Kucing Beneran Bisa Menyala dalam Gelap? Ini Faktanya
GH News March 11, 2026 07:10 AM
Jakarta -

Pernah melihat kucing pada malam hari di kegelapan? Sekilas, akan tampak dua titik menyala dari mata kucing. Namun, benarkah mata kucing sebenarnya bisa menyala?

Faktanya, mata kucing bukan sungguh-sungguh menyala tapi hanya memantulkan cahaya. Cara kerjanya mirip dengan reflektor cahaya di jalanan (biasanya berwarna merah atau oren), yang tampak menyala setelah terkena lampu kendaraan.

Meski begitu, pandangan berbeda datang dari kepercayaan Mesir kuno, yang percaya bahwa mata kucing akan menyimpan cahaya matahari dan akan menyala pada malam hari. Pendapat ini sempat dipercaya sekitar tahun 1929, hingga pada akhirnya para ilmuwan menemukan penyebabnya.

Alasan Mata Kucing Bisa 'Menyala' dalam Gelap

Semua organ mata pada hewan dan manusia memiliki retina, lapisan tipis di bagian belakang mata yang menyerap cahaya dan meneruskan sinyal ke otak. Di balik retina mata kucing terdapat sebuah lapisan seperti cermin bernama 'tapetum lucidum', yang tidak ada pada mata manusia.

Cahaya yang masuk ke mata kucing akan melewati retina tanpa diserap dan mengenai tapetum lucidum, demikian dilansir dari Popular Science. Hal ini menyebabkan kedua mata kucing mampu menangkap cahaya.

Sederhananya, kilauan mata kucing yang terlihat saat gelap sebenarnya pantulan cahaya dari tapetum lucidum. Dalam hal ini, mata kucing dapat menangkap cahaya meski sangat sedikit. Ini yang memudahkan kucing untuk tetap melihat dalam gelap, dan memudahkannya untuk berburu di malam hari seperti kebanyakan hewan.

Selain kucing, ada beberapa hewan lain yang mampu melihat dalam kegelapan. Seperti sapi, domba, kambing, dan kuda yang berfungsi untuk memantau predator di sekelilingnya. Beberapa ikan seperti lumba-lumba dan paus, juga mampu melihat di air saat gelap dan air keruh.

Sementara hewan seperti tupai, babi, dan sebagian besar primata termasuk manusia tidak dapat melakukannya, karena lebih aktif di siang hari. Uniknya, meski mayoritas anjing memiliki tapetum lucidum, beberapa jenis anjing bermata biru dan ras anjing peliharaan kecil tidak memilikinya.

Cara Kerja Mata Kucing yang Menginspirasi Teknologi Baru

Kemampuan luar biasa pada mata kucing ini telah menginspirasi beberapa ilmuwan untuk menciptakan teknologi terbaru. Profesor teknik elektro di Korea Advanced Institute of Science and Technology, Dr Young Min Song, belum lama ini mendesain kamera yang terinspirasi oleh mata kucing.

"Mata kucing sudah lama membuat saya terpesona, terutama kemampuannya untuk melihat dengan jelas dalam kondisi pencahayaan yang sangat luas-dari siang hari yang terang hingga hampir gelap," ujar Song dalam Popular Science, dikutip Senin (9/3/2026).

Ide itu muncul dari pengamatannya terhadap cara kerja tapetum lucidum, untuk membuat desain kamera dengan lapisan reflektif dengan tujuan meningkatkan kualitas foto dan video, meski diambil saat gelap. Ia mengungkapkan bahwa ini adalah strategi sederhana yang ampuh meningkatkan sensitivitas cahaya tanpa mengandalkan energi tambahan.

Desain kamera yang dibuat Song sesuai prediksinya, kamera itu menunjukkan sensitivitas tinggi dalam keadaan minim cahaya berkat reflektor rakitannya yang meniru tapetum lucidum. Hebatnya, ia juga menambahkan fitur pendukung lain yang terinspirasi dari pupil mata kucing yang berbentuk vertikal pipih.

Kamera buatannya juga bisa meniru bentuk pupil kucing yang tampak pipih seperti celah vertikal. Itu artinya, kamera tersebut memiliki kemampuan tinggi dalam mendeteksi objek yang menyatu dengan latarnya jika ditangkap oleh kamera konvensional.

Song semakin yakin bahwa kemampuan hebat pada mata kucing dapat menginspirasi banyak inovasi ke depannya.

"Selain kamera, prinsip serupa dapat diterapkan pada penglihatan robot, sistem otonom, dan bahkan perangkat yang dapat dikenakan atau perangkat pengawasan yang harus beroperasi dengan andal baik di lingkungan terang maupun redup," tuturnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.