TRIBUNNEWS.COM - Kekalahan Inter Milan dari AC Milan dalam derby Della Madonnina awal pekan ini dalam lanjutan Serie A Liga Italia tidak akan mengurangi peluang tim asuhan Chivu untuk juara, Senin (9/3).
Secara dampak, kehilangan tiga poin memang berpengaruh di klasemen Liga Italia. Inter kini hanya terpaut 7 poin dengan AC Milan yang menguntit di posisi 2 saat musim ini menyisakan 10 pertandingan.
Tidak sedikit pihak menyebutkan, derby tersebut menjadi salah satu penentuan juara bagi Inter jika kalah dari Milan.
Prediksinya terjadi. Inter benar-benar kalah dari AC Milan, tapi apakah dengan hasil itu tim Merah-Hitam Rossoneri memiliki peluang realistis untuk mengejar Inter dan merebut takhta klasemen untuk juara?
Bagi legenda Italia yang juga pernah menjadi allenatore AC Milan, Fabio Capello kuncinya adalah tiga pertandingan setelah melawan AC Milan. Apakah ini hanya jebakan Inter untuk rival sekotanya Milan?
Inter akan melawan Atalanta, Fiorentina, dan Roma.
Jika Cristian Chivu bisa membangkitkan performa anak asuhnya dan menyapu bersih ketiga laga tersebut dengan kemenangan, Inter akan merengkuh Scudetto di akhir musim.
"Selama beberapa bulan terakhir, Chivu sangat pandai membangkitkan kembali semangat ruang ganti yang terpukul setelah kalah di final Liga Champions melawan PSG, tetapi sekarang dia harus menunjukkan kemampuan yang lebih hebat lagi," ungakp Capello kepada La Gazzetta dello Sport, dilansir Football Italia.
"Dua kekalahan dalam derby musim ini (dari AC Milan), adalah bahaya nyata dalam perebutan Scudetto," aku Capello.
"Untuk memenangkannya, Chivu harus mengapus ingatan kekalahan melawan Milan dari benak Barella dan rekan-rekan setimnya," sambungnya.
Pelatih yang kini berusia 79 tahun itu akan mengambil situasi ruang ganti dengan cepat untuk mengingatkan kembali anak asuhnya bahwa perjuangan musim ini belum berakhir dan ada banyak rintangan yang harus dilewati hingga akhirnya bisa bersenang-senang.
"Inter harus segera bangkit, dan untuk memberikan pukulan telak di liga musim ini, mereka harus melewati tiga pertandingan berikutnya dengan momentum yang baik," tegas mantan pelatih Italia tersebut.
Pada pertemuan pertama, Inter berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Atalanta dan Roma. Menariknya, kemenangan itu mereka raih saat menyandang status sebagai tim tamu.
Dengan begitu, pertemuan kedua di San Siro dapat menjadi modal yang lebih bagi Inter karena diperkuat para penggemar mereka yang akan memberikan dukungan langsung dan memberikan tekanan kepada lawan.
Setelah laga tersebut, Inter hanya akan menghadapi Como yang merupakan tim papan atas Liga Italia musim ini.
Sisanya adalah tim papan tengah yang di atas kertas dapat dilalui Barella Cs dengan kemenangan.
"Jika Inter kembali ke performa terbaik mereka, Rossoneri tidak akan memiliki kesempatan untuk mencoba menyalip dalam perebutan Scudetto. Ini soal perhitungan," katanya.
(Tribunnews.com/Sina)