Sholat Lailatul Qadar Jam Berapa? Ketahui Waktu Pelaksanaan, Niat dan Tata Caranya
Tiara Shelavie March 11, 2026 05:19 PM

TRIBUNNEWS.COM - Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam yang paling mulia dalam ajaran Islam. 

Dalam Al-Qur’an dijelaskan bahwa malam ini memiliki keutamaan yang sangat besar, bahkan nilainya lebih baik dari seribu bulan. 

Pada malam inilah Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umat manusia.

Untuk menghidupkan malam penuh kemuliaan tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, salah satunya dengan melaksanakan sholat Lailatul Qadar. 

Sholat ini merupakan ibadah sunnah yang dilakukan pada malam hari dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT serta memohon ampunan dan keberkahan.

Malam Lailatul Qadar sendiri tidak diketahui secara pasti tanggalnya, namun diyakini berada pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.

Seperti, malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadan.

Sholat Lailatul Qadar biasanya dilakukan dua rakaat sebagaimana sholat sunnah pada umumnya. 

Hukumnya adalah sunnah, artinya sangat dianjurkan bagi umat Islam yang ingin meraih pahala dan keberkahan pada malam yang istimewa tersebut.

Sholat Lailatul Qadar Jam Berapa Dilaksanakan?

Banyak umat Islam bertanya mengenai waktu yang tepat untuk melaksanakan sholat Lailatul Qadar. 

Pada dasarnya, ibadah ini dilakukan pada malam hari setelah masuk waktu Isya hingga menjelang Subuh.

Baca juga: Niat Sholat Lailatul Qadar, Malam Mulia pada 10 Hari Terakhir Ramadan

Mengutip dari baznas.go.id, walaupun tidak ada waktu khusus yang ditentukan, terdapat beberapa waktu yang sering dianjurkan untuk melaksanakan sholat ini.

1. Pada 10 Malam Terakhir Ramadan

Sepuluh malam terakhir Ramadan merupakan periode yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah. 

Pada rentang waktu inilah umat Islam berusaha mencari malam Lailatul Qadar yang penuh keberkahan.

Banyak ulama menyarankan agar umat Muslim menghidupkan setiap malam pada periode ini dengan sholat malam, doa, serta membaca Al-Qur’an. 

Dengan cara tersebut, peluang untuk mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar menjadi semakin besar.

2. Setelah Sholat Isya

Waktu setelah melaksanakan sholat Isya juga menjadi kesempatan yang baik untuk melakukan sholat Lailatul Qadar. 

Setelah menyelesaikan sholat wajib tersebut, umat Islam dapat melanjutkan dengan berbagai ibadah sunnah.

Pada waktu ini, suasana malam biasanya sudah lebih tenang sehingga memudahkan seseorang untuk beribadah dengan lebih khusyuk.

3. Setelah Sholat Tarawih

Selain setelah Isya, banyak umat Muslim melaksanakan sholat Lailatul Qadar setelah menunaikan sholat Tarawih.

Setelah menyelesaikan ibadah Tarawih di masjid maupun di rumah, seseorang dapat melanjutkan dengan sholat sunnah lainnya sebagai bentuk pengagungan malam yang mulia.

Melakukan ibadah pada waktu tersebut juga menjadi salah satu cara untuk mengisi malam Ramadan dengan amalan yang bernilai pahala besar.

Tata Cara Sholat Lailatul Qadar

Pada dasarnya, tata cara sholat Lailatul Qadar tidak jauh berbeda dengan sholat sunnah dua rakaat lainnya. 

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

1. Membaca niat dalam hati.

Berikut bacaan niat sholat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat:

أُصَلِّي سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan lailatul qadari rokataini lillaahi ta’ala.

Artinya:

“Saya niat sholat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Jika dilakukan secara berjamaah, niat dapat ditambahkan dengan:

إِمَامًا (sebagai imam)

مَأْمُومًا (sebagai makmum)

2. Takbiratul ihram

3. Membaca doa iftitah 

4. Membaca Surah Al-Fatihah

5. Membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak 7 kali pada rakaat pertama

6. Rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, lalu sujud kedua

7. Berdiri untuk rakaat kedua

8. Membaca Al-Fatihah

9. Membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak 7 kali.

10. Menyelesaikan sholat hingga salam

Setelah selesai sholat, sebagian ulama menganjurkan untuk membaca istighfar sebanyak 70 kali sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT.

Doa yang Dianjurkan Saat Malam Lailatul Qadar

Salah satu doa yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk dibaca saat mencari malam Lailatul Qadar adalah:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Allaahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”

Selain doa tersebut, umat Islam juga dapat membaca doa dari Surah Al-Baqarah ayat 201:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah waqina ‘adzabannar.

Artinya:

“Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka.”

Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Melalui tayangan Tanya Ustaz di kanal YouTube Tribunnews, dosen UIN Raden Mas Said, Dr. H. Baidi, menjelaskan bahwa malam Lailatul Qadar merupakan malam yang memiliki keutamaan luar biasa.

Menurutnya, pahala ibadah yang dilakukan pada malam tersebut nilainya lebih baik dibandingkan dengan ibadah selama seribu bulan.

“Kebaikan dan pahala yang diberikan pada orang yang melaksanakan ibadah di waktu Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan atau sekitar 84 tahun,” jelasnya.

(Tribunnews.com/Farra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.