Misteri Kasus Mayat Perempuan Tanpa Busana dalam Boks Kontainer di Medan, Selimut OYO Jadi Petunjuk!
Amir M March 11, 2026 05:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Penemuan mayat perempuan di dalam boks kontainer mengarah ke penginapan setelah polisi menemukan selimut bertuliskan OYO yang membungkus jasad korban.

Rekaman CCTV menunjukkan seorang pria keluar dari kamar penginapan membawa kontainer tersebut pada dini hari, diduga membawa korban ke lokasi penemuan.

Petunjuk ini menjadi kunci penyelidikan hingga terduga pelaku berhasil ditangkap beberapa jam setelah mayat ditemukan.

Sebelumnya, warga Jalan Menteng VII, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, digegerkan oleh penemuan mayat seorang perempuan muda di dalam boks kontainer plastik. 

Identitas korban akhirnya terungkap.

Dia adalah Rahmadani Siagian, berusia sekitar 20 tahun, seorang perantau dari Kabupaten Labuhanbatu Utara yang baru beberapa waktu menetap di Kota Medan.

Rahmadani, yang akrab disapa Rahma, diketahui bekerja di sebuah toko ponsel di Kota Medan.

Ia diketahui bekerja di sebuah toko ponsel di Kota Medan.

Selama tinggal di Kota Medan, ia menetap bersama orangtua sambung dan saudara tirinya.

Namun dalam beberapa hari terakhir, Rahma diketahui tidak masuk kerja.

Bos tempatnya bekerja bahkan sempat mencoba menghubunginya, tetapi nomor telepon Rahma tidak lagi aktif.

Karena khawatir, pihak tempat kerja kemudian mencoba menghubungi keluarga korban di kampung halaman.

Kabar duka baru diterima keluarga pada Selasa (10/3/2026) sore, setelah polisi memastikan identitas jenazah.

Nurma Siagian, kerabat korban, mengaku sangat terkejut mendengar Rahma ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

“Selama di Medan dia kerja di toko ponsel.

Kami baru dapat kabar sore ini, dan sangat syok,” ujarnya.

Kronologi Penemuan Jasad Korban

Penemuan jasad bermula dari kecurigaan warga terhadap sebuah boks kontainer plastik berwarna putih dengan tutup biru yang diletakkan di bawah pohon pisang di ujung pemukiman.

Awalnya, warga menduga isi boks tersebut adalah bangkai babi.

Namun, setelah dibuka, mereka menemukan tubuh manusia yang terbungkus karung dan kain.

Suardin, salah satu saksi, menceritakan bagaimana warga akhirnya memberanikan diri membuka boks tersebut.

“Awalnya kami kira bangkai babi.

Setelah dicek, ternyata manusia.

Kami semua kaget,” katanya.

Kejadian ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.

Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dugaan Keterlibatan Pelaku

Sejumlah orang yang sedang beraktivitas tak jauh dari lokasi penemuan jenazah sempat melihat adanya dua orang yang masuk ke ladang tersebut. 

"Tadi banyak warga yang bilang ada yang lihat dua orang naik kereta (sepeda motor), satunya pakai pakaian Ojol," ujar warga, Suardi. 

Saat dilihat warga, dua orang pria yang berboncengan sepeda motor itu mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan tinggi.

Kedua orang yang masih belum diketahui identitasnya itu, dilihat warga langsung menaruh box kontainer itu dan langsung pergi meninggalkan lokasi. 

"Berdua boncengan, kencang tadi orang itu," ucapnya.  

“Banyak warga yang lihat ojol datang ke sini, lalu meletakkan sesuatu di kontainer itu,” ungkap Rinto, warga setempat.

Polisi telah melakukan penyelidikan dengan menelusuri rekaman CCTV sekitar, memeriksa saksi-saksi, dan mengidentifikasi kemungkinan hubungan antara korban dengan pelaku.

Baca juga: Bertrand Eko Prasetyo Tewas Tertembak Polisi di Makassar, Kondisi Jenazah Disorot, Ibu: Ada Benjolan

 

Rahmadani Siagian, korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan di dalam kotak kontainer plastik, di Jalan Menteng 7, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan Selasa (10/3/2026).
Rahmadani Siagian, korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan di dalam kotak kontainer plastik, di Jalan Menteng 7, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan Selasa (10/3/2026). (TribunMedan.com)

Reaksi Keluarga

Keluarga korban yang berada di Labuhanbatu Utara telah membuat laporan resmi ke Polsek Medan Area.

Kakak korban saat ini tengah mengurus administrasi dan laporan polisi.

Pihak keluarga berharap aparat segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelaku.

“Kami masih menunggu keluarga lain yang buat laporan.

Semoga polisi cepat menemukan siapa pelakunya,” kata Nurma Siagian.

Kasus penemuan jenazah Rahmadani Siagian di Medan ini memang sangat mengejutkan dan menyedihkan.

Dari informasi yang beredar, terlihat bahwa korban adalah seorang perantau muda yang baru saja memulai hidupnya di kota, bekerja di toko ponsel, dan tinggal bersama keluarga sambungnya.

Fakta bahwa ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam boks kontainer plastik jelas membuat keluarga dan warga sekitar syok.

Polisi telah melakukan penyelidikan dengan menelusuri rekaman CCTV sekitar, memeriksa saksi-saksi, dan mengidentifikasi kemungkinan hubungan antara korban dengan pelaku.

Penyelidikan Polisi

Pihak kepolisian kemudian melakukan pengembangan untuk membongkar teka-teki di balik kematian Rahma.

Usai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pihak kepolisian menyasar salah satu penginapan yang berada tak jauh dari TKP.

Penyelidikan ke penginapan tersebut berdasarkan pada petunjuk awal dimana jasad korban dibungkus menggunakan selimut yang bertuliskan OYO.

Di penginapan tersebut, pihak kepolisian telah melakukan serangkaian penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti alat petunjuk.

Berdasarkan petunjuk yang didapat, salah satunya dari rekaman CCTV di sekitar lokasi didapatkan petunjuk adanya seseorang yang keluar dari dalam salah satu kamar di penginapan membawa boks kontainer yang sama.

Hal ini diutarakan oleh Kepala Lingkungan (Kepling) 11, Yahya Harahap. 

"Dari CCTV, sekitar jam 08.00 WIB ada satu orang laki-laki keluar dari kamar bawa boks kontainer.

Sama seperti di TKP," ujar Yahya, Rabu (11/3/2026).

Masih di dalam rekaman CCTV, Yahya menjelaskan ia dan pihak kepolisian melihat pria tersebut awalnya masuk ke kamar bernomor C1 itu pada malam harinya.

Katanya, pria yang diduga sebagai pelaku aksi keji ini masuk ke kamar tersebut sekira pukul 01.00 WIB dini hari. 

"Dia masuk ke kamar jam 1 dini hari.

Kayanya si perempuan itu sudah duluan ada di kamar itu," katanya.

Saat ini di depan pintu kamar penginapan tersebut telah dipasangi garis polisi (police line).

Diduga kuat, pria yang terekam di dalam CCTV tersebut telah menghabisi nyawa wanita malang tersebut di dalam kamar penginapan itu. 

Setelah keluar dari penginapan tersebut, diduga pelaku langsung membawa jenazah korban ke TKP yang merupakan ladang pisang.

Dimana, berdasarkan penuturan dari warga sekitar mereka sempat melihat adanya dua orang yang berboncengan sepeda motor membawa boks ke TKP. 

Terduga pelaku ditangkap

Polisi dikabarkan telah menangkap terduga pelaku pembunuhan Rahmadani Siagian, mayat wanita yang ditemukan meringkuk di dalam boks kontainer, di Jalan Menteng 7, Kecamatan Medan Denai terungkap.

Informasi yang didapat, terduga pelaku yang ditangkap berjumlah 2 orang laki-laki, dari lokasi berbeda.

Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Mission Impossible Team (MIT) Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, Polrestabes Medan, dan Polsek Medan Area.

Keduanya ditangkap hanya beberapa jam setelah mayat Rahmadani Siagian ditemukan.

Saat dikonfirmasi, Kasubdit Jatanras Polda Sumut Kompol Jama Kita Purba membenarkan penangkapan tersebut.

Namun demikian, ia tidak bisa menjelaskan bagaimana proses penangkapan, peran terduga pelaku, dan motifnya.

Ia menyebut penanganan dilakukan di Polrestabes Medan, dan Subdit III Jatanras turut serta dalam pengungkapan.

"Kami tim gabungan Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut bekerjasama dengan Polrestabes Medan, dan Polsek Medan Area.

Untuk lengkapnya bisa ke Sat Reskrim," kata Kasubdit Jatanras Polda Sumut Kompol Jama Kita Purba, Rabu (11/3/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.