Pemprov Riau Distribusikan 37 Ribu Obat dan Vaksin Ternak, Kampar dan Inhu Dapat Jatah Paling Banyak
Muhammad Ridho March 11, 2026 09:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Upaya menjaga kesehatan ternak di Provinsi Riau terus diperkuat.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) menyalurkan puluhan ribu logistik kesehatan hewan ke berbagai kabupaten dan kota untuk mendukung pelayanan kesehatan ternak di lapangan.

Distribusi tersebut meliputi obat-obatan, vaksin, vitamin hingga peralatan medis veteriner yang dibutuhkan petugas kesehatan hewan di daerah.

Kepala Dinas PKH Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan distribusi logistik ini merupakan langkah pemerintah daerah untuk memastikan petugas kesehatan hewan memiliki ketersediaan obat dan vaksin yang cukup dalam menangani penyakit ternak.

“Distribusi ini dilakukan untuk mendukung pelayanan kesehatan hewan di daerah serta memperkuat pencegahan dan pengendalian penyakit ternak,” ujar Mimi, Rabu (11/3/2026).

Ia menambahkan distribusi logistik kesehatan hewan akan terus dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan daerah agar penanganan kesehatan ternak di Provinsi Riau dapat berjalan maksimal.

Berdasarkan laporan distribusi Februari 2026, total logistik kesehatan hewan yang disalurkan mencapai 37.299 unit. Logistik tersebut terdiri dari berbagai jenis obat, vaksin, vitamin hingga peralatan medis yang digunakan dalam pelayanan kesehatan ternak.

Logistik tersebut disalurkan ke sejumlah daerah di Riau. Kabupaten Kampar menerima distribusi terbanyak yaitu 9.775 unit, disusul Indragiri Hulu sebanyak 8.735 unit. Kemudian Siak 4.958 unit, Rokan Hilir 4.450 unit, Kuantan Singingi 3.171 unit, Kota Pekanbaru 2.814 unit, Indragiri Hilir 1.510 unit, UPT IBT 1.381 unit serta Kota Dumai 505 unit.

Selain obat-obatan dan peralatan medis, Dinas PKH Riau juga menyalurkan berbagai jenis vaksin untuk mencegah penyakit hewan menular.

Baca juga: Virus Jembrana Mengganas di Rohul, 4 Ternak Warga Mati

Untuk vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) didistribusikan sebanyak 13.875 dosis ke berbagai daerah di Riau. Kemudian vaksin Jembrana Disease sebanyak 5.700 dosis, vaksin rabies sebanyak 1.750 dosis, serta vaksin Septicemia Epizootica (SE) sebanyak 1.000 dosis.

Selain vaksin, berbagai obat-obatan seperti antibiotik, antiparasit, vitamin hingga obat injeksi juga turut didistribusikan untuk mendukung pelayanan kesehatan hewan di daerah.

Peralatan medis yang disalurkan antara lain jarum suntik, spuit berbagai ukuran, sarung tangan medis, masker hingga alkohol medis yang digunakan oleh petugas kesehatan hewan di lapangan.

Mimi menegaskan bahwa ketersediaan obat dan vaksin sangat penting untuk menjaga kesehatan ternak sekaligus mencegah penyebaran penyakit hewan menular yang dapat merugikan peternak.

“Dengan ketersediaan logistik ini diharapkan pelayanan kesehatan hewan di kabupaten dan kota berjalan optimal sehingga kesehatan ternak masyarakat tetap terjaga,” katanya. 

( Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.