WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Banten dalam kondisi aman untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Fuel Terminal Manager Tanjung Gerem, Muhammad Sori mengatakan, operasional di Fuel Terminal Tanjung Gerem saat ini berjalan normal dan distribusi BBM ke seluruh SPBU berlangsung lancar meski sempat menghadapi kendala cuaca.
“Secara operasional saat ini dalam kondisi aman. Mobilisasi distribusi ke seluruh SPBU berjalan lancar dan tidak ada hambatan berarti,” ujar Sori.
Berdasarkan koordinasi lintas sektoral, diperkirakan sekitar 3,6 juta kendaraan akan melintas di jalur tol menuju wilayah Banten selama periode mudik tahun ini.
Pertamina juga memproyeksikan konsumsi BBM jenis gasoline seperti Pertalite dan Pertamax meningkat sekitar 9,6 persen selama masa Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI), sementara konsumsi gasoil diprediksi turun sekitar 27,3 persen.
Baca juga: PAM Jaya Kembangkan Teknologi Tangkap Air dari Udara, Akan Ada Water Hub Sepanjang Sudirman-Thamrin
Sales Area Manager Retail Banten, Agung Kaharesa Wijaya menyebut, jumlah kendaraan yang melintas di wilayah Banten diperkirakan meningkat sekitar 700 ribu kendaraan dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru 2025–2026 yang mencapai 2,9 juta kendaraan.
Untuk mendukung kelancaran distribusi energi selama mudik, Pertamina menyiagakan 210 SPBU beroperasi 24 jam, 11 mobil tangki sebagai SPBU kantong, serta layanan motoris BBM di 13 titik strategis yang dapat diakses melalui Call Center 135.
“Dari total kendaraan tersebut, sekitar 28,9 persen diprediksi menuju Provinsi Banten. Oleh karena itu, kami melakukan proyeksi kebutuhan BBM dan berkoordinasi dengan tim operasional terminal untuk memastikan pasokan tetap terpenuhi,” ujar Agung.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Susanto August Satria, menegaskan pihaknya telah mengaktifkan Satgas RAFI guna memastikan pasokan energi tetap terjaga selama periode Ramadan dan Idul Fitri.
“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying karena stok BBM dipastikan aman dan distribusi akan terus kami jaga selama masa mudik dan balik Lebaran,” ujar Satria. (m31)