BOLASPORT.COM - Ganda campuran, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, belum terbendung untuk mengunci tempat di babak kedua Swiss Open 2026.
Derbi Indonesia tersaji pada hari ini, Rabu (11/3/2026) saat Adnan/Indah berjumpa Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindiya Wardana di babak 32 besar.
Tampil di St Jakobshalle, Basel, Swiss, laga ini dimenangkan oleh Adnan/Indah dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-14 dalam tempo 35 menit.
Dejan/Bedin langsung membuka keunggulan terlebih dulu pada awal gim pertama meski momentum itu tak bertahan lama usai Adnan/Indah berhasil menikung.
Pasangan peringkat ke-19 dunia itu langsung memanfaatkan momentum dari lengahnya Dejan/Bedin untuk mendapatkan 3 poin beruntun.
Kendati demikian, jalan Adnan/Indah tidak begitu mulus setelah Dejan/Bedin melancarkan serangan terbaik mereka untuk mendekat.
Ganda campuran peringkat ke-40 dunia itu mampu memaksa Adnan/Indah untuk berbagi angka lagi hingga tiga kali.
Akan tetapi, Dejan/Bedin belum mampu mempertahankan momen itu dan justru takluk pada interval pertama 8-11 usai kecolongan tiga poin beruntun.
Usai jeda, pengembalian Adnan Maulana yang masih menyangkut di net membuat Dejan/Bedin mendapatkan dua keuntungan secara beruntun untuk memperkecil kedudukan.
Intensitas persaingan kian panas saat Dejan/Bedin mampu meredam pergerakan Adnan/Indah sebelum menyamakan skor 14-14.
Dengan permainan yang lebih sabar, Dejan/Bedin mampu membalikkan keadaan usai pola serangan mereka gagal ditangkis dengan baik oleh Adnan.
Permainan tenang dari Adnan/Indah mulai membuahkan hasil di mana mereka memaksa Dejan/Bedin berbagi angka hingga 3 kali di masa krusial.
Kelengahan dari Dejan/Bedin harus dibayar mahal, tiga angka beruntun cukup bagi Adnan/Indah memastikan kemenangan pada gim pertama 21-18.
Memasuki gim kedua, Adnan/Indah langsung menggebrak untuk membuat keunggulan dua poin.
Servis yang tidak akurat dari Indah Cahya Sari Jamil mengawali perlawanan Dejan/Bedin yang akhirnya menyamakan kedudukan.
Tak butuh waktu lama, Adnan/Indah sukses menggedor pertahanan Dejan/Bedin yang acap kali melakukan kesalahan sendiri.
Dengan tempo yang relatif lebih cepat, Adnan/Indah dengan leluasa mempermainkan pertahanan Dejan/Bedin dengan pukulan akuratnya.
Tanpa kesulitan berarti, Adnan/Indah menutup perlawanan Dejan/Bedin pada interval kedua dengan skor cukup mencolok 11-5.
Selepas jeda, Adnan/Indah masih memegang kendali permainan dan langsung menjauh dari kejaran Dejan/Bedin.
Drive akurat dari Adnan Maulana kian menyudukan posisi Dejan/Bedin untuk bangkit di masa krusial, seiring dengan kesalahan yang terus dilakukan.
Memasuki poin-poin tua, geliat Dejan/Bedin mulai terasa tatkala mereka mampu mengemas tiga poin secara beruntun.
Kebangkitan Dejan/Bedin berhasil diredam usai mereka mengamankan 5 poin beruntun, Adnan/Indah kembali melejit dan menutup gim kedua 21-14.