Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sara Masroni | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) RI berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar Pasar 1001 Malam bertema "Sinergi Usaha Masyarakat Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal" yang dibuka di Lapangan Eks Hotel Aceh, kawasan sisi selatan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga 13 Maret mendatang itu terdiri dari pameran dan klinik UMKM, klinik kesehatan gratis PNM, aneka lomba, kajian dan talkshow hingga seremoni serah terima 103 hunian sementara (Huntara) Papan Rumah Zakat oleh Menko PM RI.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan seperti ini sangat memberikan dampak dan manfaat, terutama bagi pegiat usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) khususnya di Kota Banda Aceh.
"Mudah-mudahan ini bisa menginspirasi dan bisa lebih besar lagi ke depannya," ucap Illiza.
Dikatakan, Pemerintah Kota (Pemko) akan terus berjuang berikhtiar untuk kemajuan para UMKM khususnya di Banda Aceh, tidak hanya bertahan tetapi juga tumbuh dan berkembang lebih hebat ke depan.
Baca juga: Ramadhan Catat Banyak Kemenangan Umat Islam, Ini Pesan dan Makna dari Dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh
Sementara Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kemenko PM RI, Leontinus Alpha Edison menyampaikan, pada dasarnya pemerintah ingin meringankan beban, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Hal ini dapat teraktualisasikan melalui sejumlah program, salah satunya lewat kegiatan Pasar 1001 Malam di Banda Aceh ini.
"Intinya, mari berdaya bersama, kami ingin memudahkan cara-cara yang baru mensejahterakan UMKM," ucap Leontinus.
Pihaknya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah. "Mari kita berkolaborasi, kami membutuhkan pemerintah daerah baik itu untuk UMKM hingga pekerja migran," pungkasnya.(*)