TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memperingatkan jajarannya agar tidak memberikan laporan palsu hanya untuk membuat dirinya senang.
Hal itu disampaikan Presiden saat hadir dalam acara Tasyakuran HUT ke-1 Danantara Indonesia di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Prabowo awalnya menyampaikan keberhasilan Indonesia yang kini sudah memiliki lembaga pengelola kekayaan negara atau sovereign wealth fund.
“Sebetulnya saya juga ingin fokus kepada hal hal penting, kita bersyukur kita sekarang sudah punya suatu badan bisa disetarakan dengan sovereign wealth fund di dunia,” ujarnya.
Lembaga pengelola kekayaan tersebut kata Presiden merupakan salah satu yang terbesar di dunia.
Baca juga: Ingatkan 350 Tahun Dijajah, Kapolri Bawa Pesan Prabowo: TNI-Polri Jangan Mau Diadu Domba
Kinerja lembaga baru tersebut dalam setahun terakhir sangatlah baik.
“Kita bersyukur sekarang Indonesia punya sovereign well fund mungkin ketujuh terbesar di dunia,” tuturnya.
Menurut Prabowo, kinerja yang bagus tersebut karena Danantara menerapkan manajemen yang baik.
Baca juga: Prabowo Minta Masyarakat Bersiap Hadapi Kesulitan Dampak Konflik Timur Tengah, CELIOS: Cuma Retorika
Dalam kesempatan tersebut Presiden mengingatkan agar laporan yang ditujukan kepadanya merupakan laporan yang jujur dan tidak dimanipulasi hanya untuk menyenangkan dirinya.
“Saya susah dapat laporan, mudah-mudahan ini laporan yang benar, jangan main-main lagi dengan saya laporan palsu, laporan menyenang-nyenangkan, laporan supaya bisa akal-akalan, saya kasih peringatan keras ini,” kata Prabowo.
Presiden mengaku senang dengan laporan yang diterimanya dari Danantara.
Pengelolaan aset milik negara berjalan bagus dan meningkat signifikan.
“Saya dapat laporan saya cukup gembira, written on asset 1 tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya sudah naik lebih dari 300 persen, ini cukup baik,” pungkasnya.