Beda Keterangan Polisi, Korban Ungkap Motif Penikaman di SPBU Sumber Jati Soppeng
Ansar March 12, 2026 03:22 AM

TRIBUNTIMUR.COM, SOPPENG - Korban penganiayaan dengan senjata tajam di SPBU Sumber Jati, Cabenge, Kabupaten Soppeng ungkap penyebab dirinya ditikam pelaku.

Nur Syam Said Alie (32) menjelaskan awalnya pelaku, AI (32) hendak membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) solar di SPBU tersebut.

Namun, kondisi saat itu stok solar habis dan pelaku ngotot tetap memaksa petugas agar mengeluarkan stok atau cadangan solarnya.

"Awalnya pelaku mau isi solar tapi sudah ditanya sama petugas kalau stok habis, tapi dia (pelaku) ngotot dan terjadi adu mulut dengan karyawan kami di depan," ujar Syam saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com melalui telepon Whatsapp, Rabu (11/3/2026) malam.

Lanjut, Syam mengurai setelah adu mulut dengan petugas SPBU, pelaku pun pulang.

Tak lama kemudian, datang kembali dan menerobos masuk ke dalam kantor SPBU.

"Sempat dia pulang tapi tidak lama kembali lagi, masuk ke kantor langsung marah-marah dan mengeluarkan kata yang tidak pantas (siapa yang mau melawan)," beber Manager SPBU Sumber Jati Soppeng itu 

"Dia (pelaku) juga sempat duduk tiba-tiba menikam saya," sambungnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka sobek di bagian wajah dan tangan kanan.

"Tentu keberatan pak, saya lapor polisi dan katanya sudah ditangkap," paparnya.

"Saya tidak mau berdamai, intinya proses sesuai hukum yang berlaku, polisi jangan pandang bulu," tegasnya.

Terduga pelaku diketahui merupakan anak dari mantan Anggota DPRD Provinsi Sulsel, Andi Akbar Singke alias Puang Cambang.

"Anaknya Puang Cambang itu," jelasnya.

Sebelumnya, Kepolisian Resor (Polres) Soppeng ungkap motif dugaan penganiayaan di SPBU Sumber Jati, Kepolisian Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kasat Reskrim Polres Soppeng, AKP Dodie Ramaputra membenarkan peristiwa terjadi pada Senin, (9/3/2026) siang.

"Betul, terjadi tindakan penganiayaan dengan senjata tajam di SPBU Sumber Jati. Awalnya ada kesalahpahaman antara pelaku dan korban yang kemudian memicu emosi pelaku," ujarnya kepada Tribun-Timur.com melalui telepon Whatsapp, Rabu (11/3/2026)

Setelah kami selidiki, motif penganiayaan dipicu persoalan pribadi antara pelaku dan korban. 

"Berdasarkan keterangan awal, pelaku merasa tersinggung dengan korban, dan memang sebelumnya juga pernah terjadi kesalahpahaman antara keduanya," kata AKP Dodie.

Diketahui, identitas pelaku dan korban sudah dikantongi pihak kepolisian.

Identitas terduga pelaku berinisial AI (32).

Sementara korban, Nur Syam Said Alie (32).

Saat ini, pelaku AI telah diamankan di Mapolres Soppeng guna pemeriksaan lebih lanjut 

"Pihak kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga pelaku berhasil diamankan untuk proses hukum lebih lanjut," jelasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.