Grid.ID- Idul Fitri 2026 menjadi momen yang dinantikan umat Islam setelah menuntaskan ibadah puasa Ramadan. Salah satu amalan utama pada hari kemenangan ini adalah salat Idul Fitri yang dilaksanakan pada pagi hari 1 Syawal.
Salat ini merupakan ibadah sunnah dua rakaat yang sangat dianjurkan atau sunnah muakkad bagi umat Muslim. Pelaksanaannya umumnya dilakukan secara berjamaah di masjid atau lapangan agar suasana hari raya dapat dirasakan bersama.
Namun, dalam kondisi tertentu, salat Idul Fitri juga tetap bisa dilaksanakan sendiri di rumah. Berikut panduan lengkap Idul Fitri 2026 mulai dari waktu terbaik, niat, hingga tata cara salat Idul Fitri yang bisa diikuti.
Salat Idul Fitri sebagai Ibadah Sunnah Muakkad
Dalam rangka menyambut Idul Fitri 2026, penting bagi umat Islam memahami bahwa salat Idul Fitri merupakan salat sunnah dua rakaat yang dilakukan pada pagi hari 1 Syawal. Mengutip Kompas.com, Kamis (19/3/2026), salat ini termasuk ibadah sunnah muakkad, yakni salat sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan.
Pelaksanaannya dianjurkan secara berjamaah di masjid atau lapangan. Dengan berjamaah, umat Muslim dapat merayakan hari raya bersama dalam suasana penuh kebersamaan.
Meski begitu, jika ada halangan untuk menghadiri salat berjamaah, salat Idul Fitri tetap dapat dilaksanakan secara sendirian atau munfarid di rumah.Tata caranya sama seperti salat berjamaah, yaitu dua rakaat dengan takbir tambahan tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua.
Perbedaannya, jika dilakukan sendiri, tidak ada khotbah setelah salat. Hal ini memudahkan umat Muslim yang memiliki halangan tetap dapat menjalankan ibadah hari raya dengan baik.
Waktu Terbaik Salat Idul Fitri 2026
Waktu terbaik untuk melaksanakan salat Idul Fitri 2026 adalah saat matahari sudah naik kira-kira setinggi sebilah tombak. Karena itu, salat Id tidak dilakukan terlalu awal sebelum matahari naik, melainkan pada pagi hari setelah masuk waktu yang dianjurkan.
Tata Cara Salat Idul Fitri 2026 Lengkap
Berikut tata cara salat Idul Fitri 2026 dua rakaat yang dapat diikuti, sebagaimana dikutip dari Tribun Papua:
1. Membaca niat salat Idul Fitri
Sebelum memulai salat Idul Fitri 2026, jamaah perlu mengetahui bacaan niat sesuai posisinya, baik sebagai imam maupun makmum. Niat cukup dihadirkan dalam hati saat memulai salat.
Niat Salat Idul Fitri untuk Imam
أُصَلَّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرْ
Arab Latin:
Ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillahi taʼaalaa.
Artinya:
“Saya niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
Niat Salat Idul Fitri untuk Makmum
أُصَلَّى سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرْ
Arab Latin:
Ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati maʻmuuman lillahi taʼaalaa.
Artinya:
“Saya niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”
2. Takbiratul ihram
3. Membaca doa iftitah
4. Takbir sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama
5. Membaca zikir di sela takbir
Dianjurkan membaca zikir berikut, “Subhaanallaahi wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil 'aliyyil 'azhiim.”
Selain itu, terdapat juga bacaan zikir lain yang dianjurkan, yakni “Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaaha illallah wallahu akbar” atau “Allahu akbar kabira, wal hamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila”. Zikir ini dibaca pada jeda takbir tambahan di rakaat pertama dan kedua.
6. Membaca surat Al-Fatihah
7. Membaca surat pendek Al-Qur’an
Setelah membaca Al-Fatihah, salat Idul Fitri 2026 dilanjutkan dengan membaca surah pendek Al-Qur’an. Surah yang dianjurkan adalah Surah Al-A’la (rakaat pertama) danSurah Al-Ghasyiyah (rakaat kedua). Meski demikian, jika tidak membaca dua surah tersebut, salat tetap dapat dilanjutkan dengan surah pendek lainnya.
8. Rukuk
9. Iktidal
10. Sujud pertama
11. Duduk di antara dua sujud
12. Sujud kedua
13. Bangkit untuk rakaat kedua
14. Takbir sebanyak lima kali pada rakaat kedua
15. Membaca zikir di sela takbir
16. Membaca surat Al-Fatihah
17. Membaca surat pendek Al-Qur’an
18. Rukuk
19. Iktidal
20. Sujud pertama
21. Duduk di antara dua sujud
22. Sujud kedua
23. Tahiyat akhir
24. Salam
Memahami niat dan tata cara salat Idul Fitri 2026 sangat penting agar ibadah pada 1 Syawal dapat dilakukan dengan lebih khidmat dan sesuai tuntunan. Baik dilaksanakan berjamaah maupun sendiri di rumah, salat Idul Fitri tetap menjadi amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk menyambut hari kemenangan.