Doa Hari Terakhir Ramadhan Jadi Amalan Penting Sambut Idul Fitri 1448 H
M Zulkodri March 19, 2026 07:40 PM

BANGKAPOS.COM--Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan, umat Islam di seluruh dunia bersiap menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1448 H sebagai momentum kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa.

Di penghujung Ramadhan, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa sebagai bentuk harapan agar seluruh ibadah yang telah dilakukan diterima oleh Allah SWT.

Doa di hari terakhir puasa menjadi salah satu amalan yang memiliki makna mendalam, baik sebagai ungkapan syukur maupun permohonan ampunan.

Selain itu, doa ini juga menjadi refleksi diri agar hati kembali bersih dan siap memasuki hari yang fitri.

Berikut doa yang dianjurkan dibaca di hari terakhir Ramadhan:

Doa Menyambut Hari Kemenangan Idul Fitri

Arab:

اَللَّهُمَّ غَشِّنِيْ فِيْهِ بِالرَّحْمَةِ وَ ارْزُقْنِيْ فِيْهِ التَّوْفِيْقَ وَ الْعِصْمَةَ وَ طَهِّرْ قَلْبِيْ مِنْ غَيَاهِبِ التُّهَمَةِ يَا رَحِيْمًا بِعِبَادِهِ الْمُؤْمِنِيْنَ

Latin:

Allâhumma ghasysyinî fîhi birrahmati warzuqnî fîhit tawfîqa wal ‘ismata wa thahhir qalbî min ghayâhibit tuhmati yâ rahîman bi’ibâdihil mukminîn

Artinya:

“Ya Allah, lingkupilah aku di bulan ini dengan rahmat-Mu, anugerahkanlah aku taufik dan penjagaan-Mu. Sucikanlah hatiku dari benih-benih fitnah dan kebencian. Wahai Yang Maha Pengasih terhadap hamba-hamba-Nya yang beriman.”

Tak hanya itu, terdapat pula doa khusus untuk puasa hari ke-30 Ramadhan yang dapat diamalkan:

Doa Puasa Hari ke-30 Ramadhan

Arab:

اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِيْ فِيْهِ بِالشُّكْرِ وَ الْقَبُوْلِ عَلَى مَا تَرْضَاهُ وَ يَرْضَاهُ الرَّسُوْلُ مُحْكَمَةً فُرُوْعُهُ بِالأُصُوْلِ بِحَقِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِيْنَ وَ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Latin:

Allâhummaj’al shiyâmî fîhi bisysyukri wal qabûli ‘alâ mâ tardhâhur wa yardlâhurrasûlu muhkamatan furû’uhu bil ushuli bihaqqi sayyidinâ Muhammadin wa âlihit thâhirîn wal hamdu lillahi rabbil ‘âlamîn

Artinya:

“Ya Allah, terimalah puasaku di bulan ini dengan rasa syukur. Jadikanlah puasaku ini mendatangkan keridhaan-Mu dan keridhaan Rasul-Mu. Kuatkanlah cabang-cabangnya dengan pokok-pokoknya. Demi kebenaran junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya yang suci. Segala puji bagi-Mu, wahai Tuhan semesta alam.”

Momentum akhir Ramadhan menjadi waktu yang sangat berharga untuk memperbanyak doa, dzikir, dan istighfar.

Umat Islam diharapkan dapat menutup ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan harapan agar segala amal diterima.

Dengan mengamalkan doa-doa tersebut, diharapkan setiap Muslim dapat menyambut Idul Fitri dengan hati yang bersih, penuh keberkahan, serta kembali kepada fitrah sebagai pribadi yang lebih baik.(*)

Bangkapos.com/Zulkodri

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.