Laporan Wartawan Tribun Gayo Rasidan | Gayo Lues
TribunGayo.com,BLANGKEJEREN - Menjelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, harga kopi Gayo dilaporkan mengalami penurunan tipis di Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Kamis (19/3/2026).
Baca juga: Harga Kopi Gayo di Takengon Hari Ini Rabu 18 Maret 2026 Turun Tipis, Berikut Rinciannya
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para petani kopi di daerah tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunGayo.com, harga gabah kopi di Gayo Lues turun dari Rp68.000 per bambu menjadi Rp65.000 per bambu, atau turun sebesar Rp3.000 per bambu.
Selain itu, hasil panen para petani kopi di daerah tersebut juga dilaporkan masih menurun dan belum kembali normal dibandingkan sebelumnya.
Hal tersebut disampikan oleh salah satu petani kopi di Kutapanjang, Rasifa kepada TribunGayo.com, Kamis (19/3/2026).
"Harga gabah kopi gayo saat ini mengalami turun tipis dari harga sebelumnya, bahkan para petani kopi juga saat ini belum memasuki musim panen raya," katanya.
Baca juga: Pemkab Bener Meriah Siapkan 10,2 Juta Bibit Kopi Arabika, Target Perluasan 5.100 Hektare di 2026
Rasifa menambahkan, menjelang Hari Raya Idul Fitri, harga gabah kopi Gayo sempat bertahan di kisaran Rp68.000 per bambu, namun kini turun sekitar Rp3.000.
Menurutnya, berdasarkan informasi dari agen penampung kopi, penurunan harga menjelang Lebaran Idul Fitri dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya kondisi cuaca yang memasuki musim hujan serta penurunan aktivitas penjualan dalam beberapa hari terakhir.
"Meksipun harga gabah kopi mengalami turun, namun hal itu tidak menyurutkan semangat para petani kopi," jelas Rasifa. (*)
Baca juga: Harga Kopi Gayo di Aceh Tengah Stabil Hari Ini Senin 16 Maret 2026