FOTO Jelang Lebaran, Pedagang Kulit Ketupat di Palmerah Kebanjiran Pembeli
Wahyu Septiana March 19, 2026 11:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - Menjelang Lebaran, pedagang kulit ketupat mulai bermunculan di sejumlah titik di Jakarta, salah satunya di sepanjang Jalan Palmerah Barat, Jakarta Barat.

Kehadiran pedagang musiman maupun tetap ini tampak ramai diserbu pembeli yang bersiap menyambut Lebaran.

Berdasarkan pantauan TribunJakarta.com pada Kamis (19/3/2026) malam, deretan pedagang kulit ketupat berjajar di pinggir jalan menawarkan dagangannya.

Banyak pula yang sambil membuat kulit ketupat itu dari janur kelapa.

Salah satu pedagang, Aji, mengaku dirinya merupakan pedagang tetap yang sehari-hari berjualan di lokasi tersebut.

“Kalau saya sih tiap hari di sini. Kalau enggak lagi mau Lebaran, biasanya janurnya dijual buat umbul-umbul acara hajatan sama nyetok ke pedagang ketupat sayur atau catering,” ujar Aji saat ditemui di lokasi.

Harga Naik

Ia mengakui tingginya permintaan di momen jelang Lebaran membuat harga kulit ketupat naik dua kali lipat.

Adapun ia menjual kulit ketupat itu per 10 buah.

“Harganya itu Rp 12 ribu isinya 10 kalau Lebaran. Kalau hari biasa paling Rp 5 ribu sampai Rp 6 ribu,” jelasnya.

Kendati harga naik, Aji menyebut para pembeli memahami hal tersebut dan tak mempersoalkannya lantaran ketupat memang menjadi sajian khas Lebaran.

"Karena lonjakan mau Lebaran, dari sananya juga sudah mahal bahannya,” tambahnya.

Selain kulit ketupat, Aji juga menjual janur yang belum diolah seharga Rp 10 ribu per ikatnya.

“Alhamdulillah normal, tapi ada peningkatan,” katanya.

Untuk memenuhi permintaan yang tinggi, Aji mengaku tidak memproduksi sendiri kulit ketupat yang dijualnya.

Ia memilih membeli dari pemasok karena keterbatasan waktu dan tingginya kebutuhan pasar.

“Saya beli lagi, kalau bikin sendiri nggak ke kejar. Soalnya kebutuhannya banyak, bisa sampai ribuan sehari kalau mau Lebaran kayak gini,” ujarnya.

Adapun jumlah pembelian oleh konsumen bervariasi.

Ada yang membeli dalam jumlah kecil, namun tak sedikit pula yang membeli dalam jumlah besar untuk dijual kembali.

“Paling banyak ada yang beli sampai 1.000, itu biasanya buat dijual lagi yang sudah matang. Kalau yang buat masak sendiri palingan belinya 20 sampai 50 kulit ketupat,” tuturnya.

Selama memasuki jelang Lebaran, para pedagang kulit ketupat di kawasan Palmerah ini buka 24 jam.

"Sekarang buka 24 jam karena biasanya makin malam justru makin banyak yang beli," ujar Hafid yang juga berjualan kulit ketupat.

Berbeda dengan Aji, kulit ketupat yang dijual Hafid merupakan hasil buatannya sendiri. Dibantu rekannya, ia menganyam kulit ketupat itu di lapaknya berjualan.

"Sehari bisa sampai 300 biji ini bikin kulit ketupatnya sembari nungguin yang beli kita bikin aja sendiri. Kalau ambil dari orang untungnya tipis banget. Mending bikin sendiri aja," kata Hafid.

Berita Terkait

Baca juga: Hasil Tangkapan Menurun, Nelayan Cilincing Senang Dapat Beras dari Bulog: Bisa Bikin Ketupat Lebaran

Baca juga: Sepekan Jelang Lebaran, Pedagang Kulit Ketupat di Palmerah Jakbar Mulai Buka Pemesanan

Baca juga: Operasi Ketupat Jaya Digelar Mulai 13 Maret 2026, 6.800 Personel Dikerahkan Amankan Mudik Lebaran

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.