SURYA.CO.ID - Sejumlah truk terjebak di Dermaga Bulusan, Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.
Kondisi ini terjadi akibat penutupan pelabuhan dalam rangka menghormati Hari Raya Nyepi di Bali.
Eko, seorang sopir ekspedisi asal Surabaya, menjadi salah satu yang terdampak.
Dia terpaksa tertahan di area parkir dermaga dan diperkirakan harus menghabiskan waktu hingga 34 jam.
Eko tiba saat gerbang penyeberangan sudah terkunci rapat sejak Rabu (18/3/2026) sore.
"Saya berangkat kemarin (Rabu) siang. Baru tiba di pelabuhan jam 23.30 WIB. Pelabuhan sudah tutup," kata Eko dengan nada pasrah.
Baca juga: Breaking News: Sidang Isbat Kemenag RI Tetapkan Idul Fitri 1447 H pada Sabtu 21 Maret 2026
Meski sudah mendengar kabar mengenai penutupan Pelabuhan Ketapang, Eko tak punya pilihan lain, selain tetap menuju Denpasar demi tanggung jawab pekerjaan.
"Saya sudah terlanjur berangkat, sudah sampai di sini. Jadi mau bagaimana lagi," ujar warga Surabaya tersebut.
Eko tidak sendirian.
Di Dermaga Bulusan, ia bersama sekitar 20 sopir truk lainnya nasibnya serupa.
Pelabuhan dibuka kembali pada Jumat (20/3/2026) pukul 06.00 WIB.
Keterlambatan ini cukup berat bagi Eko.
Jika ia baru bisa menyeberang Jumat pagi, ia memperkirakan baru bisa menginjakkan kaki kembali di rumahnya di Surabaya pada Sabtu malam atau Minggu pagi.
"Pastinya Lebaran di jalan. Enggak sama keluarga tahun ini. Baru kali ini Lebaran enggak sama keluarga," lanjutnya.
Untuk menghormati umat Hindu yang merayakan Nyepi, otoritas pelabuhan menetapkan jadwal penghentian operasional sebagai berikut: