Direktur Intelijen Nasional AS: Kemampuan Iran Menurun Tapi Masih Mampu Menyerang
Hasiolan Eko P Gultom March 20, 2026 01:33 AM

Direktur Intelijen Nasional AS: Kemampuan Iran Menurun Tapi Masih Mampu Menyerang

TRIBUNNEWS.COM - Direktur Intelijen Nasional Amerika Serikat (AS), Tulsi Gabbard, mengkonfirmasi penurunan kemampuan Iran, dan memperingatkan tentang kelangsungan rezim yang "bermusuhan" tersebut.

Gabbard mengatakan bahwa kekuatan pemerintah Iran telah menurun sejak perang dimulai pada 28 Februari.

Baca juga: Komandan IRGC Iran: Mulai Sekarang, Rudal yang Diluncurkan Berhulu Ledak Tak Kurang dari Satu Ton

Dalam pidato pembukaannya pada sidang tahunan Komite Intelijen Senat tentang ancaman global terhadap Amerika Serikat, Rabu (18/3/2026) kemarin, ia mengatakan, "Rezim di Iran tampaknya masih bertahan, tetapi telah mengalami kerusakan parah akibat Operasi Epic of Wrath."

Dia melanjutkan, "Meskipun demikian, Iran dan proksinya tetap mampu menyerang kepentingan AS dan sekutunya di Timur Tengah dan terus melakukannya. Jika rezim yang bermusuhan bertahan, mereka akan berupaya memulai upaya bertahun-tahun untuk membangun kembali kekuatan rudal dan drone mereka."

Dalam sidang tersebut, perwakilan kongres, khususnya dari Partai Demokrat, mengkritik kalau pemerintah AS tidak memberikan informasi yang memadai kepada Kongres tentang konflik yang telah merugikan wajib pajak Amerika miliaran dolar.

Partai Demokrat juga menuntut kesaksian publik sebagai pengganti pengarahan tertutup yang diadakan selama dua minggu terakhir seputar operasi militer AS yang sudah berlangsung di Iran.

Sebaliknya, senator dari Partai Republik, Tom Cotton dari Arkansas memuji Trump dalam pernyataan pembukaannya, mengatakan bahwa tindakannya di Iran dan tempat lain telah membuat dunia lebih aman.

Di sisi lain, Senator Demokrat Mark Warner dari Virginia mengkritik pemerintahan karena tidak mengadakan pengarahan kongres mengenai perang dan isu-isu lainnya.

Komite Intelijen DPR AS dijadwalkan akan mengadakan sidang dengar pendapat tentang ancaman global pada kesempatan berikutnya.

 

 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.