Puncak Arus Mudik Nagreg Gelombang Dua: 71.804 Kendaraan Melintas, Naik 6 Persen dari Tahun Lalu
Ravianto March 20, 2026 01:43 AM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Puncak arus mudik di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung terjadi dalam dua gelombang, sesuai dengan prediksi dari petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung.

Puncak arus mudik gelombang pertama terjadi pada 15 Maret 2026 dan yang kedua pada Rabu (18/3/2026).

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar pada puncak arus mudik kali ini, arus lalu lintas di jalur Nagreg cukup padat.

Kendaraan roda dua dan roda empat mengular dari arah Bandung menuju Priangan Timur.

Dengan kondisi ini, polisi melakukan pengaturan arus lalu lintas di beberapa titik, di antaranya di sekitar Pos Terpadu Polresta Bandung.

"Sesuai dengan prediksi sebelumnya, bahwa pada momen Lebaran terjadi dua kali puncak arus mudik," ujar Kepala Bidang Pengembangan Transportasi, Dishub Kabupaten Bandung, Eric Alam Prabowo, pada Rabu (18/3/2026).

Baca juga: Pemudik Diadang Debt Collector di Cirebon: Dipukul, 3 Pelaku Ditangkap Usai Lapor Call Center 110

Pada arus mudik gelombang kedua ini, kata dia, jumlah kendaraan yang melintas hingga pukul 14.00 WIB mencapai 71.804 kendaraan.

Angka tersebut meningkat 6,02 persen jika dibandingkan dengan H-3 lebaran tahun 2025.

"Apabila dibandingkan dengan lalu lintas harian rata-rata, data ini sudah melonjak sebanyak 41 persen di Nagreg," katanya.

ARUS MUDIK NAGREG - Kondisi arus lalu lintas di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Rabu (18/3/2026). Puncak mudik di wilayah ini terjadi dalam dua gelombang.
ARUS MUDIK NAGREG - Kondisi arus lalu lintas di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Rabu (18/3/2026). Puncak mudik di wilayah ini terjadi dalam dua gelombang. (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Dia mengatakan, untuk hari sebelumnya atau H-4 total kendaraan yang melintas di jalur Nagreg selama 24 jam mencapai 98.925 dalam 24 jam.

Biasanya, peningkatan volume kendaraan terjadi pada pagi hari, mulai setelah salat subuh hingga pukul 08.00.

"Kemudian kondisi cenderung landai, dan kembali meningkat menjelang buka puasa, sekitar pukul 15.00 WIB sampai 18.00 WIB," ucap Eric.

Dia mengatakan, peningkatan volume kendaraan kembali terjadi setelah pukul 19.00 WIB atau setelah buka puasa hingga dini hari, atau sekitar pukul 02.00.

"Pada saat puncak arus mudik, pergerakan masyarakat biasanya terus meningkat hingga waktu tersebut," katanya.

Setelah buka puasa, kata dia  banyak masyarakat yang mulai melakukan perjalanan menuju Garut.

Umumnya, pemudik dari Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya berangkat setelah buka puasa dan tiba di Nagreg sekitar pukul 00.00 hingga 01.00 WIB.

"Tadi pagi sekitar pukul 02.00 juga terpantau terjadi antrean panjang. Hal ini disebabkan pergerakan masyarakat dari wilayah Jakarta, Bekasi, dan Tangerang yang berangkat setelah berbuka puasa," ujar Eric.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.