Tiba di Nduaria, Ende, Ibu Kandung Edwin: Dia Tidur Dengan Saya Satu Malam Dulu 
Hilarius Ninu March 20, 2026 01:47 AM

 

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Albert Aquinaldo 

TRIBUNFLORES.COM, ENDE – Sehari sebelum jasad anaknya tiba di kampung halamannya, Ibu Kandung Yohanes Edwintus Bido alias Edwin (24) mempunyai sebuah permintaan kepada semua keluarga.

Ia berharap bisa menjaga anaknya untuk yang terakhir kalinya meskipun hanya satu malam.

Meskipun anggota keluarga lainnya sudah menjelaskan kondisi korban yang sangat mengenaskan dan tidak mungkin bertahan lama dan harus segera dimakamkan, namun kasih ibu hingga sepanjang hayat anaknya tetap memaksa ibunya mengeluarkan permintaan itu.

Yohanes Edwintus Bido alias Edwin, warga Desa Nduaria, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang menjadi korban penyerangan Orang Tak Dikenal (OTK) di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya beberapa waktu lalu.

Baca juga: Satu Kampung Nduaria Ende NTT Turun ke Jalan Jemput Edwin: Dia Orang Baik 

Kondisi korban sangat mengenaskan dengan kondisi luka bacok hampir di seluruh tubuh.

Perwakilan keluarga korban, Wilhelmus Hermanto Lose mengatakan, awalnya sebagian besar keluarga telah sepakat bahwa setibanya di Nduaria, jenazah Edwin langsung dimakamkan mengingat kondisinya yang sangat mengenaskan.

"Tetapi ibu kandungnya minta, biarkan anaknya tidur dengan dia satu malam saja, besoknya baru dimakamkan, kami sudah berupaya menjelaskan kondisi adik kami tetapi itu permintaan terakhir dari ibu kandungnya," ujar Hermanto Lose di rumah duka di Nduaria, Kamis (19/3/2026).

Rencananya, jenazah Yohanes Edwintus Bido alias Edwin dimakamkan pada Jumat (20/3/2026) siang di Desa Nduaria, Kecamatan Kelimutu. (Bet)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.