TRIBUNKALTIM.CO - Kondisi cuaca pada MotoGP Brasil 2026, diprediksi bakal menyuguhkan kondisi yang cukup rumit.
Diketahui, di tahun ini, pihak penyelenggara memiliki akses ke berkas-berkas tebal milik International Road-Racing Teams Association (IRTA) yang berisi prakiraan cuaca untuk setiap seri MotoGP.
Untuk seri di Brasil yang digelar di Autodromo Internacional de Goiania – Ayrton Senna, data tersebut setidaknya menunjukkan bahwa akhir pekan balapan berpotensi berlangsung cukup rumit.
Baca juga: Jadwal MotoGP 2026 Trans Lengkap Jam Tayang Live Race MotoGP Brasil 2026, Klasemen Terbaru Hari Ini
Namun ada kabar baik.
Jika pada Kamis (19/3/2026) situasinya terlihat sangat buruk akibat hujan deras yang mengguyur sehari sebelumnya, kondisi kini mulai membaik.
Para penyelenggara tetap optimistis bahwa Grand Prix dapat digelar sesuai rencana, lengkap dengan seluruh sesi yang telah dijadwalkan.
Proses pemompaan dan pengeringan air di lintasan, khususnya di bagian lintasan lurus yang paling terdampak, menjadi dua langkah utama dalam penanganan cepat tersebut.
Baca juga: 5 Pertarungan Sengit di MotoGP Brasil, Momen Valentino Rossi Kalahkan Pahlawan Tuan Rumah
Menjelang sore hari, area paddock pun mulai terlihat seperti lokasi kerja yang kembali siap digunakan.
Berkas yang disiapkan IRTA sangat rinci dan cukup tebal: mencapai 16 halaman untuk seri Thailand dan 11 halaman untuk seri Brasil.
Semua informasi dijabarkan secara detail, mulai dari suhu udara dan potensi hujan pada setiap sesi, hingga kecepatan serta arah angin.
Meski demikian, prakiraan tetaplah prakiraan yang sifatnya bisa berubah sewaktu-waktu.
Baca juga: MotoGP Brasil 2026: Pedro Acosta Pimpin Klasemen, Ducati Berusaha Bangkit
Sebagai gambaran umum mengenai kondisi yang diperkirakan terjadi akhir pekan ini di Goiania, yang berada di penghujung musim panas dan sekaligus awal musim hujan, berikut ringkasannya:
Secara keseluruhan, kemungkinan hujan muncul setiap hari sepanjang akhir pekan, meskipun tidak selalu turun sepanjang hari.
Pada Jumat, sesi FP1 diperkirakan berlangsung dalam kondisi lintasan kering, sedangkan sesi Practice berpotensi digelar dalam kondisi hujan.
Pada Sabtu, sesi FP2 dan kualifikasi diprediksi berlangsung dalam kondisi kering.
Namun untuk Sprint Race, ada kemungkinan lintasan berada dalam kondisi basah.
Baca juga: Disambut Tari Kecak, Pebalap Honda di MotoGP Lanjut Kopdar Bareng Bikers Bali
Sementara itu pada Minggu, balapan utama diperkirakan berlangsung dalam kondisi kering.
Angin yang umumnya bertiup dari arah utara diprediksi berada pada level sedang, tetapi arahnya bisa sedikit tidak menentu.
Secara praktis, para pembalap kemungkinan akan menghadapi angin dari depan saat melaju di lintasan lurus.
Jika dirangkum, sebagian besar sesi latihan, kualifikasi, dan balapan utama diperkirakan berlangsung dalam kondisi kering.
Namun sesi Practice serta Sprint Race berpotensi digelar saat hujan turun. (*)