9 Amalan Sunah yang Dianjurkan Sebelum dan Sesudah Salat Idul Fitri
Grid March 20, 2026 07:36 AM

NOVA.id – Hari Raya Idul Fitri bukan sekadar momen perayaan kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa.

Di balik kemeriahannya, terdapat deretan amalan sunah yang diajarkan Rasulullah SAW untuk menyempurnakan ibadah kita.

Mengamalkan sunah-sunah ini tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga menghidupkan syiar Islam di hari yang mulia.

Berikut adalah panduan amalan sunah sebelum dan sesudah Salat Idul Fitri sesuai tuntunan syariat.

1. Mandi Sunah Idul Fitri

Sebelum berangkat, disunahkan untuk mandi besar.

Niatnya adalah untuk membersihkan diri dan tampil segar.

Berbeda dengan mandi biasa, mandi sunah ini bisa dilakukan mulai tengah malam hingga waktu salat Id tiba.

Niat mandi:

Nawaitul ghusla li'idil fitri sunnatan lillahi ta'ala

2. Memakai Pakaian Terbaik dan Wewangian

Rasulullah SAW selalu mengenakan jubah terbaiknya pada hari raya.

Bagi laki-laki disunahkan memakai wewangian (parfum), sedangkan bagi wanita dianjurkan tetap bersahaja tanpa bau-bauan yang mencolok saat keluar rumah.

3. Makan Sebelum Berangkat

Ini adalah pembeda utama antara Salat Idul Fitri dan Idul Adha.

Pada Idul Fitri, umat Muslim dianjurkan makan sebelum berangkat salat sebagai tanda bahwa waktu puasa Ramadan telah berakhir.

Rasulullah SAW biasanya memakan kurma dalam jumlah ganjil (3, 5, atau 7 butir).

4. Mengumandangkan Takbir

Disunahkan mengumandangkan takbir sejak terbenamnya matahari pada malam terakhir Ramadan hingga imam memulai salat Id.

5. Berjalan Kaki

Jika jarak memungkinkan, berjalan kaki menuju masjid atau lapangan tempat salat lebih utama daripada berkendara.

Hal ini memberikan kesempatan untuk menyapa sesama muslim di sepanjang jalan.

6. Mengambil Rute Berangkat dan Pulang yang Berbeda

Tujuannya adalah untuk memperbanyak syiar Islam, bertemu dengan lebih banyak orang untuk bersilaturahmi, serta berharap meraih keberkaha dari kedua jalan yang dilalui.

7. Mendengarkan Khutbah

Jangan terburu-buru pulang setelah salam.

Mendengarkan khutbah Idul Fitri adalah sunah yang sangat dianjurkan.

Khutbah ini berisi pesan-pesan ketakwaan dan pengingat untuk setiap istikamah selepas Ramadan.

8. Saling Mengucapkan Selamat

Para sahabat Nabi biasa mengucapkan:

"Taqabbalallahu minna wa minkum"

Artinya: "Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan kalian".

Tradisi bersalam-salaman dan memaafkan adalah cara yang baik untuk mempererat ukhuwah Islamiyah.

9. Menyambung Silaturahmi

Idul Fitri adalah momentum terbaik untuk mengunjungi orang tua, sanak saudara, dan tetangga.

Silaturahmi dipercaya dapat memperluan rezeki dan memperpanjang umur sesuai janji Rasulullah SAW.

Dengan mengikuti tuntunan ini, perayaan Lebaran tidak lagi hanya meriah secara duniawi, tapi juga bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.