Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU – PT Pelindo Cabang Waingapu memastikan bahwa pihaknya telah siap menghadapi arus mudik Lebaran 2026.Terutama terkait fasilitas, keamanan hingga antisipasi penumpang nakal.
Hal itu disampaikan General Manager Pelindo Cabang Waingapu, Imam Haromain kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (17/3/2026).
“Dari sisi fasilitas kita, semua sudah memadai dan siap melaksanakan aktivitas mudik dan arus balik,” katanya.
Ia menjelaskan, Pelindo telah melakukan perbaikan fasilitas di pelabuhan rakyat tersebut sejak akhir tahun 2025. Perbaikan dilakukan mulai dari halaman luar pelabuhan, sampai di area bagian dalam.
Dulunya, kata dia, saat hujan turun, air tergenang di sebagian besar halaman. Namun sekarang sudah diperbaiki dengan pemasangan paving block.
“Kita dari akhir tahun 2025 sudah memulai berbenah. Dulu kalau hujan air tergenang. Februari kemarin kita sudah gunakan paving block untuk kenyamanan pengguna jasa,” ungkapnya.
Hingga minggu ketiga Maret, kata dia, kapal penumpang juga masih mencukupi untuk mengangkut pemudik dengan satu kapal dari Dharma Lautan Utama dan lima perjalanan Pelni dari Waingapu.
“Ada peningkatan tetapi tidak signifikan,” kata dia saat ditanya jumlah penumpang mudik Lebaran tahun 2026 ini.
Ia menjelaskan, untuk memastikan kenyamanan penumpang dan mengantisipasi penumpang nakal, di pelabuhan tersebut sudah diterapkan tiga lapis pemeriksaan tiket.
“Di dalam sudah ada tiga kali pemeriksaan tiket. Ada tiga lapis. Dulu banyak celah. Tetapi sekarang kita sudah lakukan perbaikan untuk mengantisipasi penumpang gelap,” jelasnya.
Selain itu, kata dia, Pelindo juga sudah menyediakan pemeriksaan x-ray di terminal tersebut.
Langkah itu dilakukan untuk mencegah adanya barang bawaan seperti senjata tajam yang dapat memicu kriminalitas di atas kapal.
“Fasilitas tambahan ada x-ray untuk lebih memastikan keselamatan. Jangan sampai ada kriminal di atas kapal,” ungkapnya.
Demi kenyamanan, ia berharap para penumpang juga menyiapkan kondisi fisik yang baik dan perbekalan yang cukup.
“Perjalanan mudik butuh waktu. Harapan kami kalau mau balik siapkan kondisi fisik dan perbekalan yang cukup dan perhatikan barang bawaannya,” katanya. (dim)