SURYA.CO.ID, SURABAYA - DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya mendirikan Posko Gotong Royong Mudik Lebaran 2026 di depan Stasiun Kereta Api Pasar Turi, Surabaya.
Pendirian Posko mudik tersebut merupakan tindak lanjut instruksi DPP PDIP dalam rangka membantu masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Idul Fitri 2026.
"Bisa menjadi tempat singgah yang aman dan nyaman bagi para pemudik. Ini bentuk gotong royong dan kepedulian kami kepada masyarakat. Pemudik bisa beristirahat sejenak, menjaga fisik agar perjalanan aman,” kata Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji, Jumat (20/3/2026).
Posko ini menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari tempat istirahat, makanan ringan untuk berbuka puasa dan sahur, minuman hangat, hingga obat-obatan ringan serta perlengkapan P3K.
Fasilitas untuk pemudik dan umum itu selain menyediakan kopi panas dan teh hangat gratis, juga tersedia popok gratis.
Pemudik yang lupa tak bawa charger atau HP ngedrop, bisa nge-charge di Posko Gotong Royong Pasar Turi tersebut.
Baca juga: Sambut Arus Mudik, PDIP Jatim Resmi Buka 38 Posko Layanan Gratis untuk Pemudik
Sekretaris DPC PDIP Surabaya, Saifuddin Zuhri menyebut posko itu beroperasi selama 24 jam penuh mulai H-7 hingga H+5 Lebaran dengan sistem penjagaan bergantian.
“Setiap saat ada minimal lima personel yang siaga. Kami juga berupaya menghadirkan petugas dengan kemampuan dasar kesehatan untuk memberikan pertolongan pertama,” katanya.
Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan dan Anak DPC PDIP Surabaya, Fuad Benardi, menegaskan bahwa aspek kesehatan pemudik menjadi perhatian utama dalam pengoperasian posko.
“Sebaiknya jangan mengabaikan kondisi kesehatan selama perjalanan. Jika merasa lelah, segera beristirahat dan manfaatkan posko yang tersedia. Jangan memaksakan diri karena dapat membahayakan keselamatan,” kata Fuad.
Baca juga: Ketua PDIP Surabaya Armuji Bagikan 9.000 Bingkisan Lebaran Gratis ke Penjaga Perlintasan Kereta
Legislator Fraksi PDIP DPRD Jawa Timur tersebut juga mengingatkan pentingnya menjaga daya tahan tubuh, membawa obat pribadi, serta memastikan kebutuhan anak dan perempuan terpenuhi selama perjalanan mudik.
“Bagi pemudik yang membawa anak-anak dan Lansia, pastikan kebutuhan mereka terpenuhi dengan baik. Jaga asupan makanan, cairan, dan tetap waspada terhadap perubahan kondisi kesehatan di perjalanan,” tambahnya.
PDIP Surabaya juga menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat.
Semoga selamat sampai kampung halaman.