Tegang! Perdebatan Prabowo dengan Najwa Shihab, Presiden Dicecar Soal Isu Makar di Demo Besar Lalu
Galuh Palupi March 20, 2026 12:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Detik-detik debat sengit antara Presiden Prabowo dan jurnalis Najwa Shihab terekam kamera dalam acara diskusi Bersama para jurnalis, Selasa (17/3/2026).

Hadir dalam satu acara yang sama, Najwa Shihab tidak menyiakan kesempatan untuk bertanya soal berbagai isu kepada Prabowo.

Satu bahasan yang sempat memicu perdebatan di antara keduanya adalah soal isu makar.

Awalnya, Najwa Shihab bertanya soal aksi demo besar yang sempat terjadi di Indonesia beberapa Waktu lalu.

Prabowo percaya diri menyatakan bahwa ia didukung oleh rakyat.

"Sampai hari ini, rakyat yang di bawah itu dukung saya. Kalau memang rakyat tidak suka sama saya bisa turun ke jalan rame-rame. Tapi mereka tahu, kalau rusuh, semua negara yang rugi. Mau ganti saya, tunggu dong 2029. Jadi negara yang beradab," ungkap Prabowo.

Baca juga: Ketegaran Najwa Shihab Setelah 7 Bulan Kepergian Ibrahim Assegaf, Kini Ungkap Kerinduan Mendalam

NAJWA DEBAT DENGAN PRABOWO: Viral momen debat sengit Najwa Shihab (kanan) dengan Prabowo Subianto (kiri) bahas isu makar. Prabowo tampak tak terima saat dicecar Najwa terus menerus. 
Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
NAJWA DEBAT DENGAN PRABOWO: Viral momen debat sengit Najwa Shihab (kanan) dengan Prabowo Subianto (kiri) bahas isu makar. Prabowo tampak tak terima saat dicecar Najwa terus menerus. Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa (Youtube)

Lebih lanjut, Prabowo pun menyinggung soal negara yang punya keahlian untuk menyebarkan informasi tidak benar terkait suatu isu.

Hal itu nantinya bisa berdampak buruk pada stabilitas negara.

"Tapi yang saya lihat, mba Nana harus objektif juga sebagai seorang tokoh bahwa distabilisasi, disinformasi itu bagian dari bernegara. Jadi ada negara-negara tertentu yang punya keahlian di situ, rezim change, come on, masa Anda enggak pernah baca?" pungkas Prabowo.

Mendengar pernyataan Prabowo, Najwa pun meresponnya.

Najwa lantas mengungkit soal demonstrasi besar-besaran pada Agustus 2025 lalu.

Kala itu Najwa masih ingat betul dengan ucapan Prabowo yang menyebut demo tersebut adalah upaya makar dari oknum.

"Apakah bapak membaca kritikan-kritikan yang dilontarkan baik oleh pengamat atau dari orang-orang yang selama ini kritis terhadap pemerintah itu semuanya bermuara pada keinginan rezim change?" tanya Najwa Shihab.

"Tidak semuanya, saya tidak pernah mengatakan semuanya. Tapi ada," jawab Prabowo.

"Bagaimana bapak membedakan itu? mana yang menurut bapak keluar jalurnya, saya ingat istilah bapak, makar, waktu dulu bulan Agustus ada demo. Dan mana yang sesuatu yang wajar?" tanya Najwa lagi.

"Yang Agustus jelas makar, dia membakar gedung DPR, kantor Gubernur, institusi pemerintahan mau dibakar that's makar, bikin kerusuhan, bawa bom molotov, tidak ada LSM yang ribut soal bom molotov," ungkap Prabowo.

Tampak gusar, Prabowo pun bertanya ke Najwa soal demo rusuh tahun lalu.

PRABOWO SUBIANTO -
PRABOWO SUBIANTO - (Dok. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Hal itu karena Prabowo heran dengan isu keberadaan bom saat demonstrasi tersebut.

Baca juga: Rahasia Panggilan Mualem yang Diucap Najwa Shihab: Alasan Muzakir Manaf Punya Nama Spesial di Aceh

Diungkap Najwa, kala itu media juga kritis menyoroti soal hal tersebut.

"Ada yang protes enggak (soal bom)?" tanya Prabowo.

"Banyak pak yang protes," kata Najwa.

"Come on, sudah lah, jujur lah, buka rekam jejaknya," timpal Prabowo.

Mendengar Prabowo dan Najwa berdebat, Mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi yang berlaku sebagai moderator pun menengahinya.

Namun Prabowo ogah diinterupsi, katanya debatnya dengan Najwa tidak boleh dipotong.

"Mungkin untuk yang satunya cukupkan dulu ya," kata Hasan Nasbi.

"Enggak-enggak, biar aja, ayo silahkan," ujar Prabowo.

"Kata pak Presiden biarin," pungkas Najwa.

"Oh iya enggak apa-apa, ini kesempatan bagi saya jawab," sambung Prabowo.

"Betul pak, terima kasih kesempatannya," timpal Najwa.

Kembali membahas soal bom molotov, Prabowo pun ngotot.

"Ada yang ribut enggak soal bom molotov (saat demo Agustus)?" tanya Prabowo lagi.

Baca juga: Jadwal Pemakaman dan Tahlil Ibrahim Sjarief Assegaf Suami Najwa Shihab, Berikut Waktu dan Tempat

"Banyak pak, banyak," kata Najwa.

Prabowo saat berbincang dengan Najwa Shihab. (Dok Tim Media Prabowo)

"Come on, enggak objektif nih, enggak ada. Ada yang ribut enggak gedung DPR mau dibakar?" tanya Prabowo.

"Enggak ada itu, sedikit. Saya menghormati soal itu, silahkan. Tapi begitu bakar-bakar, itu kriminal," imbuh Prabowo.

Melanjutkan debat, Najwa pun bertanya soal banyaknya mahasiswa yang ditangkap saat demo tersebut berlangsung.

Padahal sebelumnya Prabowo mempersilahkan jika rakyat ingin mendemonya.

"Tapi kenyataannya pak, ratusan yang ditangkap kemarin itu kebanyakan justru mahasiswa. Ada satu penelitian yang menyebut terbesar sejak zaman reformasi penangkapan yang terjadi pada mahasiswa dan aktivis. Tapi provokatornya itu tidak pernah terungkap alih-alih dibawa ke pengadilan," ungkap Najwa Shihab.

Mendengar sentilan dari Najwa itu, Prabowo meresponnya dengan cepat.

Prabowo lantas meminta publik agar memberikannya kesempatan menyelesaikan tugasnya sebagai presiden selama lima tahun.

"Ya itu tantangan kita, kita harus cari. Saya baru menjabat berapa tahun?" tanya Prabowo.

"Satu setengah tahun," jawab Najwa.

"Masih ada waktu untuk saya membuktikan?" tanya Prabowo.

"Kami tunggu pembuktiannya pak presiden," kata Najwa.

"Jumlah koruptor yang saya tangkap berapa? come on. Percaya, saya sumpah untuk membela rakyat saya. Saya pertaruhkan jiwa saya berkali-kali. Saya tidak rela saya tinggalkan negara ini nanti pada saat saya dipanggil Tuhan nanti, saya tidak rela ini jatuh ke tangan maling-maling, bandit-bandit," ungkap Prabowo. (Tribun Trends/Tribun Bogor)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.