TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Warga Muhammadiyah di Kabupaten Mamuju Tengah melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H di enam titik berbeda yang tersebar di tiga kecamatan.
Langkah ini dilakukan untuk mendekatkan akses jamaah agar tidak perlu menempuh perjalanan jauh.
Hal ini disampaikan Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Mamuju Tengah, H. Bambang Suparni, saat dikonfirmasi Tribun Sulbar, Jumat (20/3/2026).
Baca juga: Arus Mudik Lebaran di Mamuju : 5.704 Penumpang Tiba, 5.616 Tinggalkan Bumi Manakarra
Baca juga: Bupati dan Wakil Bupati Polman Dijadwalkan Salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Pancasila
"Kita sudah siapkan enam titik lokasi pelaksanaan sholat Ied untuk warga dan simpatisan Muhammadiyah se-Kabupaten Mamuju Tengah," ujar Bambang Suparni.
Dari informasi yang dihimpun Tribun Sulbar, keenam titik tersebut berada di Kecamatan Topoyo, Karossa, dan Budong-Budong.
Wilayah Budong-Budong menjadi titik terbanyak dengan empat lokasi.
Kecamatan Topoyo:
· Halaman Muhammadiyah Boarding School (MBS) Topoyo
Kecamatan Karossa:
· Halaman Masjid Babussalam Muhammadiyah Karossa
Kecamatan Budong-Budong:
· Lapangan Muhajir Tasokko
· Masjid Nurul Islam Tangkou
· Masjid Jabal Nur Polo Lereng
· Masjid Al Mujahidin Tallungallo
Menurut H. Bambang Suparni, penyebaran lokasi sholat Ied ini sudah menjadi tradisi tahunan bagi warga Muhammadiyah di Mamuju Tengah.
Bukan tanpa alasan, hal ini dilakukan demi kenyamanan jamaah dalam beribadah.
"Ini sudah jadi kebiasaan kita agar jamaah merasa nyaman dan khusyuk dalam beribadah. Mereka tidak perlu jauh-jauh datang ke satu titik pusat," terangnya.
Pihak Muhammadiyah Mamuju Tengah memastikan bahwa panitia di masing-masing lokasi telah melakukan persiapan matang.
Mulai dari penataan tempat sholat hingga koordinasi dengan aparat keamanan untuk pengaturan lalu lintas, terutama di lokasi yang menggunakan area terbuka.
"Mari kita sambut hari kemenangan dengan penuh suka cita," pungkasnya. (*)
Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah