Bacaan Takbir Idul Fitri Versi Panjang, Teks Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Artinya
Nurul Hayati March 20, 2026 01:37 PM

SERAMBINEWS.COM – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2026 jatuh pada Sabtu (21/3/2026) besok. 

Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar setelah melalui rangkaian Sidang Isbat yang mengombinasikan metode hisab astronomis dan hasil rukyatul hilal dari 117 titik pantau di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

Penetapan ini membuat perayaan Lebaran di Indonesia tahun ini memiliki dinamika waktu yang beragam.

Sebagaimana diketahui, negara-negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Qatar, serta organisasi Muhammadiyah di Indonesia telah menetapkan Idul Fitri jatuh pada hari ini, Jumat (20/3/2026).

Meski terdapat perbedaan penanggalan, kepastian dari pemerintah ini menjadi panduan bagi mayoritas umat Muslim di tanah air untuk mulai bersiap menyambut hari kemenangan.

Salah satu tradisi yang paling dinantikan untuk memeriahkan malam hari raya adalah mengumandangkan takbir.

Menggema di seantero negeri, takbiran merupakan bentuk syukur atas nikmat Allah SWT karena telah berhasil melewati ibadah Ramadhan selama satu bulan penuh.

Secara hukum, mengumandangkan kalimat "Allahu Akbar" pada malam 1 Syawal adalah amalan yang sangat dianjurkan (sunnah) sebagai ekspresi keberhasilan spiritual meraih petunjuk-Nya.

Takbir bukan sekadar ucapan, melainkan pengakuan atas kemuliaan dan kebesaran Zat Allah SWT.

Baca juga: 7 Sunnah Idul Fitri, Ustaz Adi Hidayat: Pakai Pakaian Terbaik hingga Pulang Lewat Jalan Berbeda

Bagi Anda yang ingin menghidupkan malam Lebaran bersama keluarga dengan lantunan yang lebih khusyuk, menggunakan versi takbir panjang sangatlah disarankan karena mengandung pujian yang lebih mendalam.

Berikut adalah panduan bacaan takbir Idul Fitri versi panjang yang telah dirangkum Serambinews.com, lengkap dalam teks Arab, Latin, serta artinya untuk memudahkan Anda mengamalkannya.

Bacaan takbir panjang

Berikut bacaan atau lafaz takbir yang dikutip dari buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap oleh Drs. Moh. Rifa'i yang diterbitkan oleh PT Karya Toha Putra Semarang.

(َ3x) للَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر اَللَّهُ اَكْبَرْ- للآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُأَكْبَرُ وَلِلَّهِ اْلحَمْدُ
.اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا ، وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً
.لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ ، مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ ، وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ
.لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ ، صَدَقَ وَعْـدَهُ ، وَنَصَرَعَبِدَهُ 
. وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
.لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ اَللَّهُ اَكْبَرْ . اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ

Bacaan Latin Takbiran
Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar..
Laa - ilaaha - illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil - hamd (3x).

Allaahu akbar kabiiraaw walhamdulillaahi katsiiraa,...
wasubhaanallaahi bukrataw - wa ashillaa.

Laa - ilaaha illallallahu walaa na'budu illaa iyyaahu
Mukhlishiina lahuddiin
Walau karihal - kaafiruun
Walau karihal munafiqun
Walau karihal musyriku

Laa - ilaaha - illallaahu wahdah, shadaqa wa'dah, wanashara 'abdah, 
wa - a'azza - jundah, wahazamal - ahzaaba wahdah.

Laa - ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil - hamd.

Baca juga: Lafaz Doa Niat Mandi Keramas Sebelum Shalat Idul Fitri, Ini Tata Cara Agar Sah dan Sempurna

Arti Bacaan Takbiran:

"Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar.
Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan Allah Mahabesar.
Allah Mahabesar dan segala puji hanya bagi Allah

Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar
Allah maha besar dengan segala kebesaran,
Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya,
Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.
Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafiq dan musyrik membencinya.

Tiada Tuhan selain Allah dengan ke Esaan-Nya. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke Esaan-Nya. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah."

Waktu takbir Idul Fitri mulai bisa dikumandangkan

Lantas, kapankah takbir Idul Fitri 1447 H mulai bisa dikumandangkan?

Ustadz Abdul Somad dalam video yang diunggah di kanal YouTube resminya pernah menyampaikan, bahwa ada dua pendapat ulama mengenai waktu dimulainya takbiran.

Pertama, takbiran bisa dikumandangkan sejak malam, yaitu setelah maghrib satu hari sebelum salat Idul Fitri.

Baca juga: Kenapa Idulfitri Indonesia Sering Berbeda dengan Arab Saudi, Ini Penjelasannya

Kedua, dimulai saat pagi hari ketika menuju shalat Ied.

"Pertama mulai malam Idul Fitri, habis maghrib sampai besok khatib shalat Idul Fitri naik mimbar."

"Pendapat kedua ketika pagi, mau berangkat mau menuju tempat shalat Ied, itulah baru bertakbir," terang Ustaz Abdul Somad dalam video penjelasannya itu.

Berikut tayangan video penjelasan Ustad Abdul Somad soal waktu takbir hari raya Idul Fitri mulai bisa dikumandangkan.

Setelah salat Idul Fitri selesai, maka setelah itu tidak ada lagi takbir.

Berbeda dengan Idul Adha yang mana ada hari tasyrik, maka selama hari tasyrik itu masih disunnahkan untuk mengumandangkan takbir.

"Sampai khatib naik mimbar, setelah itu habis tidak ada takbir, yang takbir hari pertama, hari kedua, hari ketiga itu Idul Adha, 11, 12, 13, Wallahu A'lam Bishawab," tutup Ustaz Somad. 

(Serambinews.com/Yeni Hardika)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.