TRIBUNNEWS.COM - Status Inter Milan sebagai pemuncak klasemen Liga Italia barangkali didamba oleh banyak tim lainnya.
Para rival pastinya ingin merasakan menjadi pemimpin klasemen dan menjadi tim yang paling berpeluang menjuarai kompetisi di akhir musim.
Namun menjadi pimpinan liga tak hanya soal menjadi juara di akhir nanti.
Ada hal lain yang barangkali sering luput dari pengamatan.
Baca juga: Inter Milan Bergerak Cari Kiper Baru, Sasaran Nerazzurri Ada di Tottenham
Sebagaimana itu dijelaskan Presiden Inter Milan, Beppe Marotta.
Marotta menyebut justru Inter Milan-lah yang memiliki posisi paling sulit di antara tim-tim lainnya.
Status Inter sebagai Capolista bisa menjadi beban besar yang berbahaya jika tak dikontrol dengan baik.
Ia membandingkan dengan beberapa tim lain yang hanya berstatus sebagai pengejar saja.
Tim-tim seperti AC Milan, Juventus, hingga Como, secara peluang, masih bisa menjungkalkan Inter Milan dari puncak klasemen.
Motivasi menggeser tim yang ada di atasnya bisa menjadi hal baik untuk membangkitkan semangat juang di sepanjang musim.
Berbeda halnya dengan Inter Milan yang harus memikirkan banyak faktor.
"Lebih mudah berperan sebagai tim pengejar. Namun kami tetaplah tim yang kompetitif dan yakin bisa menjalankan tugas kami," kata Marotta.
"Saya ingin menyalurkan optimisme ini kepada para pemain dan penggemar kami."
"Kami adalah tim yang harus dihentikan dan itu adalah posisi yang paling sulit di liga," sambungnya.
Untuk sementara, AC Milan menjadi pesaing terdekat Inter untuk berburu gelar juara.
Kedua tim hanya terpisah 8 poin saja di klasemen sementara.
Inter memimpin dengan raihan 68 poin dari 29 pertandingan.
Sedangkan AC Milan duduk di peringkat kedua dengan 60 poin.
Ada juga tim kuda hitam seperti Napoli dan Como yang tak mau kalah berburu tempat terbaik untuk mengakhiri musim nanti.




















(Tribunnews.com/Guruh)