Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI- Kondisi lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek kilometer 25, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terpantau lancar tanpa hambatan berarti pada H-1 Lebaran 2026 pada Jumat (20/3/2026) siang.
Atas lancarnya arus mudik H-1 membuat kecepatan kendaraan bisa mencapai 100 kilometer per jam.
Meski arus lalu lintas lancar, pemudik tetap diingatkan untuk menjaga keselamatan selama perjalanan dengan mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan tetap prima sebelum melanjutkan perjalanan.
Berdasarkan pantauan penurunan volume kendaraan mulai terlihat sejak Kamis (19/3/2026) sore sekitar pukul 17.30 WIB. Kepadatan yang sempat muncul secara bertahap mulai terurai hingga memasuki pagi hari.
Kasatlantas Polres Metro Bekasi. Kompol Sugihartono mengungkapkan, hari ini arus mudik lancar di tol Japek maupun jalur arteri Pantura Kabupaten Bekasi hingga Karawang.
"Iya dari mulai kemarin malam, sampai pagi dan siang hari ini arus mudik lancar," katanya.
Menurutnya, puncak arus mudik Lebaran 2026 sudah terlewat. Bahkan penerapan contraflow mulai KM 36 Cikarang sampai KM 70 Karawang ditiadakan.
"Puncak arusnya sudah terlewat, dan saat ini kondisi lalu lintas lancar. Tapi kami tetap antisipasi jika kembali terjadi kepadatan,"kata dia.
Sementara itu dalam keteranganya, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero), Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 sampai H-3 libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 atau pada periode 11-18 Maret 2026 mencapai 1.483.703 kendaraan.
Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).
Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 30,1 persen jika dibandingkan dengan lalin normal 1.140.021 kendaraan. (MAZ)