TRIBUNKALTIM.CO, NUSANTARA - Suasana di Masjid Negara yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Sepaku, Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur tampak ramai menjelang waktu berbuka puasa terakhir Ramadan, Jumat (20/3/2026).
Pengunjung dari berbagai daerah terlihat lalu-lalang, memadati kawasan masjid yang menjadi ikon baru ibu kota Nusantara.
Sejak sore hari, masyarakat tampak antusias menikmati kemegahan arsitektur masjid dengan desain unik dan futuristik serta warna putih mencolok.
Tak sedikit diantara mereka yang mengabadikan momen dengan berfoto maupun merekam video di pelataran masjid, seolah menjadikan kunjungan ini sebagai pengalaman yang berkesan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Baca juga: Wisata IKN Nusantara saat Libur Lebaran 2026, Ini Destinasi dan Fasilitas yang Bisa Dikunjungi
Salah satu pengunjung, Marlan (45), warga Samarinda, mengaku sengaja datang lebih awal bersama keluarganya untuk memastikan lokasi sebelum pelaksanaan Salat Id.
“Kita lihat-lihat dulu, survei supaya besok tidak bingung. Masjidnya besar sekali dan pasti ramai jamaah. Kami dari Samarinda memang berencana Salat Id di sini,” ujarnya penuh antusias.
Hal serupa disampaikan juga H. Nanang (64), warga Samboja.
Ia bahkan memilih menginap di sekitar kawasan IKN demi bisa mengikuti Salat Id tepat waktu.
“Saya dan keluarga nanti menginap di penginapan supaya tidak telat. Ini momen spesial,” katanya.
Menurutnya, Salat Idulfitri tahun ini memiliki makna tersendiri karena menjadi yang pertama digelar di Masjid Negara IKN.
“Ini Salat Id pertama di masjid ini. Suatu saat bisa dikenang juga kalau saya pernah jadi bagian dari jamaah pertama di sini. Keren kan,” ucapnya sambil tersenyum.
Dari pantauan TribunKaltim.co di lapangan, kesiapan infrastruktur juga terlihat matang.
Rambu lalu-lintas dan petunjuk arah telah terpasang di sepanjang akses menuju masjid.
Para petugas juga terlihat tampak sigap mengarahkan setiap kendaraan yang masuk ke kawasan masjid.
Baca juga: Kehadiran IKN Nusantara Dorong Percepatan Penetapan Batas Desa di Penajam Paser Utara
Area parkir difokuskan di basement bawah yang memiliki kapasitas luas, sementara halaman depan masjid dipadati puluhan pelaku UMKM yang menjajakan aneka makanan berbuka puasa yang menambah semarak suasana Ramadan di IKN.
Sementara di area pintu masuk VVIP, terpampang spanduk informasi pelaksanaan Salat Idulfitri yang akan digelar Sabtu, 21 Maret 2026.
Dalam informasi tersebut, tercantum Ustad Prof. Dr. H. M. Abzar Duraesa akan bertindak sebagai khatib, sementara imam akan dipimpin oleh Ust. Dr. Ahmad Muzakir.
Salat Id dijadwalkan dimulai pukul 06.30 WITA dan terbuka untuk umum, serta akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube IKN.
Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, mengajak masyarakat untuk turut hadir meramaikan momen bersejarah ini.
“Salat Idulfitri di Masjid Negara terbuka untuk umum. Kami mengajak masyarakat di IKN dan sekitarnya untuk hadir dan melaksanakan Salat Idulfitri bersama,” ujarnya.
Tak hanya itu, rangkaian kegiatan juga kata Lukman akan digelar pada malam takbiran, mulai pukul 19.45 hingga 22.00 Wita.
Acara akan diisi dengan pawai obor, bedug, rebana, pertunjukan tari, hingga hiburan musik gambus sebagai penutup.
Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, Salat Id perdana di Masjid Negara IKN dipastikan menjadi momen bersejarah sekaligus simbol semangat kebersamaan dalam menyambut babak baru ibu kota Indonesia. (*)