Grid.ID – Masjid Istiqlal bersiap menggelar Salat Idulfitri 1447 Hijriah tingkat kenegaraan pada Sabtu, 21 Maret 2026. Mengingat tingginya animo masyarakat yang diprediksi akan membeludak, pengelola Masjid Istiqlal telah merilis panduan tata tertib dan aturan akses bagi jemaah demi menjaga kekhusyukan ibadah.
Imam Besar Masjid Istiqlal, KH. Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya persiapan matang bagi jemaah yang hendak datang agar proses ibadah berjalan lancar dan nyaman.
Waktu Pelaksanaan dan Petugas Salat
Pelaksanaan Salat Id akan dimulai tepat pukul 07.00 WIB. Bertindak sebagai Imam adalah Dr. KH. Ahmad Husni Ismail, MA, sementara khotbah akan disampaikan oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi Hasan, MA, M.Phil., Ph.D., dengan tema "Kemenangan Idulfitri Menyemai Kebaikan, Meraih Keberkahan".
7 Aturan Wajib bagi Jemaah

Demi kenyamanan bersama, pengelola menetapkan tujuh poin tata tertib yang harus dipatuhi, antara lain sebagai berikut.
- Datang Lebih Awal: Jemaah disarankan hadir sebelum waktu Subuh untuk mendapatkan tempat di dalam ruang utama masjid.
- Berpakaian Sopan: Jemaah wajib mengenakan pakaian yang menutup aurat, bersih, dan sopan.
- Membawa Alat Salat Pribadi: Sangat disarankan membawa sajadah, mukena, atau sarung sendiri.
- Wudu dari Rumah: Untuk menghindari antrean panjang yang bisa menyebabkan keterlambatan, jemaah sangat diimbau sudah bersuci sejak dari rumah.
- Kantong Alas Kaki: Membawa kantong plastik sendiri untuk menyimpan sandal atau sepatu agar bisa dibawa masuk atau diletakkan di tempat yang aman agar tidak tertukar.
- Barang Bawaan Seperlunya: Jemaah diminta tidak membawa tas besar atau barang berlebihan demi memudahkan pemeriksaan keamanan.
- Menjaga Kebersihan: Dilarang membuang sampah sembarangan di area masjid maupun selasar.
Panduan Akses Gerbang Masuk
Jemaah dapat masuk melalui gerbang-gerbang berikut sesuai dengan arah kedatangan:
Gerbang 2 (Al-Ghaffar): Akses dari arah Jalan Perwira.
Gerbang 3 (Al-Aziz) & Gerbang 4 (Al-Jabbar): Akses dari arah Lapangan Banteng.
Gerbang 5 (Al-Fattah): Akses dari arah Gereja Katedral.
Gerbang 6 (Al-Mukmin): Akses dari arah Stasiun Gambir dan Pasar Baru.
Titik Parkir Kendaraan
Mengingat terbatasnya lahan parkir internal, pengelola menyediakan beberapa lokasi alternatif. Berikut daftarnya:
- Basement Masjid Istiqlal (kapasitas 600 mobil)
- Gedung Pertamina (300 mobil/300 motor)
- Kantor Kemenag (200 mobil/300 motor)
- Lapangan Banteng (300 mobil/200 motor).
- Gereja Katedral, Sekolah Santa Maria, dan Sekolah Santa Ursula (kapasitas bervariasi untuk mobil dan motor).
- Kantor Pos (150 mobil/100 motor)
- Gedung Kesenian Jakarta (50 mobil).
Pengingat Zakat Fitrah
KH. Nasaruddin Umar juga mengingatkan bagi jemaah yang belum menunaikan Zakat Fitrah agar segera membayarnya sebelum ibadah Salat Id selesai.
"Batas akhir pembayaran Zakat Fitrah adalah sebelum Khatib turun dari mimbar. Jika lewat dari itu, maka terhitung sebagai sedekah biasa," jelasnya.
Bagi jemaah yang membutuhkan bantuan medis atau informasi kehilangan barang/anggota keluarga, pengelola telah menyiagakan petugas di pusat informasi yang tersebar di beberapa titik strategis Masjid Istiqlal.