TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Suasana pagi Idul Fitri 2026 akan dipenuhi dengan aroma hidangan khas Lebaran yang menggugah selera.
Namun, di tengah persiapan menuju tempat sholat, muncul pertanyaan klasik yang sering membingungkan jamaah.
Pertanyaan itu adalah bolehkah makan sebelum Sholat Idul Fitri dimulai?
Berbeda dengan hari-hari di bulan Ramadhan di mana kita wajib berpuasa, atau hari raya Idul Adha yang justru disunnahkan untuk menahan makan.
Idul Fitri memiliki tuntunan khusus yang diajarkan oleh Rasulullah SAW mengenai etika sarapan pagi sebelum berangkat ke masjid atau lapangan.
Lantas bagaimana penjelasannya? simak disini.
Pada Idul Fitri dianjurkan makan sebelum salat, biasanya dengan beberapa butir kurma dalam jumlah ganjil.
Pada hari raya Idul Fitri, umat Islam diharamkan berpuasa sehingga dianjurkan berniat untuk tidak berpuasa pada hari tersebut.
• Bacaan Niat dan Tata Cara Mandi Sunnah Hari Raya Sebelum Berangkat Sholat Idul Fitri 2026
Sebelum berangkat salat Id, Rasulullah SAW juga mencontohkan makan kurma terlebih dahulu dengan jumlah ganjil, seperti tiga, lima, atau tujuh butir.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Ahmad dan Bukhari.
1. Idul Fitri: Sunnah makan terlebih dahulu sebelum sholat.
2. Idul Adha: Sunnah menunda makan hingga selesai sholat Idul Adha, lalu makan dari daging kurban.
a. Menunjukkan rasa syukur atas berakhirnya puasa Ramadan.
b. Menjadi pembeda antara Idul Fitri dan Idul Adha.
c. Mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
d. Menambah semangat dalam beribadah dan silaturahmi.