Tragedi Petasan di Tambakrejo Jateng: Bocah 9 Tahun Tewas, Belasan Petasan Diamankan Tim Gegana
Eri Ariyanto March 21, 2026 03:44 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Tragedi memilukan terjadi di Kampung Pondok, Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah, ketika seorang bocah berusia 9 tahun berinisial G harus meregang nyawa akibat ledakan petasan yang diduga berkekuatan tinggi.

Peristiwa ini sontak menggegerkan warga setempat yang tak menyangka permainan berbahaya tersebut berujung maut.

Ledakan keras terdengar hingga radius cukup jauh, memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah.

Korban mengalami luka parah akibat dampak ledakan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Petugas kepolisian bersama tim Gegana segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Dalam penyisiran tersebut, aparat menemukan dan mengamankan belasan petasan yang diduga memiliki daya ledak berbahaya.

Petasan-petasan itu kemudian diamankan guna mencegah potensi ledakan susulan yang dapat membahayakan warga sekitar.

Kasus ini kini dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap asal-usul petasan serta pihak yang bertanggung jawab atas insiden tragis tersebut.

Baca juga: Heboh ! Ayam Menu MBG Dibersihkan di Kamar Mandi Masjid di Bogor, Alasan Kepala Dapur Jadi Sorotan

Seperti diketahui, seorang bocah berinisial G (9) diduga tewas terkena ledakan petasan di kawasan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Jumat (20/3/2026) tengah malam.

Korban sempat dinyatakan hilang usai ledakan terjadi. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan sekitar pukul 02.00 WIB di bawah meja makan.  

“Korban ditemukan di bawah meja makan, sudah dalam keadaan meninggal,” kata Ketua RW 09 Tambakrejo, Ahmad Rifa’i.

Dia menerima laporan dari warga sekitar pukul 01.00 WIB dan langsung menuju lokasi.

“Warga sudah ramai dan sebagian sudah masuk ke dalam rumah untuk membantu,” ujarnya.

Saat tiba, kondisi rumah sudah porak-poranda, terutama di bagian dalam.

Sejumlah perabotan rumah tangga rusak akibat ledakan. Berdasarkan informasi sementara, sumber ledakan diduga berasal dari petasan yang dibeli secara online.

Ledakan yang terjadi pada malam menjelang Lebaran tersebut sempat mengagetkan warga sekitar.

Saat itu, lingkungan masih ramai karena sebagian warga tengah bersiap menggelar takbir keliling.

Tim Gegana dari Polda Jawa Tengah langsung diterjunkan untuk melakukan sterilisasi di lokasi kejadian.

Dari hasil penyisiran, petugas mengamankan belasan petasan yang masih tersisa di dalam rumah guna mengantisipasi potensi ledakan susulan.

Petasan tersebut disebut disimpan di dalam stoples dan diletakkan di bawah magic com sebelum akhirnya meledak.  

Dari lima orang yang berada di dalam rumah saat kejadian, empat orang lainnya berhasil menyelamatkan diri dan tidak mengalami luka.

Sejauh ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti ledakan tersebut.

(TribunNewsmaker.com/TribunnewsBogor.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.