TRIBUNNEWSMAKER.COM - Suasana santai di sebuah tempat makan di Gading Serpong, Tangerang mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa saat sebuah minibus tiba-tiba melaju tak terkendali.
Kendaraan tersebut menghantam area depan restoran dengan keras, merusak fasilitas dan membuat pengunjung berhamburan menyelamatkan diri.
Benturan keras terdengar hingga ke sekitar lokasi, memicu kepanikan warga dan pengendara lain di sekitar kejadian.
Sejumlah pengunjung yang tengah menikmati hidangan dilaporkan menjadi korban, mengalami luka akibat tertimpa puing dan tersenggol kendaraan.
Beberapa korban terlihat tergeletak sambil menahan sakit sebelum akhirnya mendapatkan pertolongan dari warga sekitar.
Petugas kepolisian dan tim medis segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi serta mengamankan area kejadian.
Belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan, namun dugaan sementara mengarah pada kelalaian atau gangguan pada kendaraan.
Peristiwa ini pun langsung menyita perhatian publik dan menjadi peringatan akan pentingnya keselamatan berkendara di area ramai.
Seperti diketahui, Minibus menabrak sebuah ruko di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (19/3/2026).
Insiden ini terekam kamera CCTV dan beredar di media sosial, memperlihatkan detik-detik kendaraan masuk ke dalam tempat makan yang saat itu tengah ramai pengunjung.
Sejumlah orang terluka dalam kejadian tersebut, meski tidak ada korban jiwa. Peristiwa ini diduga terjadi akibat kesalahan pengemudi saat menginjak pedal gas.
Berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh, suasana di dalam tempat makan terlihat cukup padat saat kejadian berlangsung.
Salah satu korban, Kevin (28), menceritakan dirinya sedang makan bersama dua rekannya dan duduk dekat pintu masuk ketika insiden terjadi sekitar pukul 15.10 WIB.
“Posisi saya lagi makan, kami bertiga, saya pakai baju coklat di sebelah kiri,” ujar Kevin saat dihubungi, Jumat (20/3/2026).
Namun, hanya berselang dua menit, sebuah mobil berwarna silver tiba-tiba melaju dan menabrak tempat makan tersebut.
Kevin mengaku tidak sempat menghindar karena kejadian berlangsung sangat cepat. Ia hanya terdorong akibat benturan.
“Enggak sempat menghindar juga, kalau saya kedorong,” katanya.
Kondisi lebih parah dialami istri Kevin yang duduk di sisi kanan. Ia sempat terjepit bersama rekannya hingga ke tembok akibat kerasnya benturan.
Selain itu, beberapa korban lain juga mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan, termasuk jahitan di rumah sakit.
“Kalau saya sama teman-teman luka ringan saja. Kemarin ke rumah sakit juga untuk cek, untung enggak ada yang parah. Cuma korban lain ada yang sampai dijahit,” ujar Kevin.
Ia menambahkan, biaya pengobatan seluruh korban ditanggung oleh pemilik mobil setelah adanya permintaan dari pihak korban.
Berdasarkan keterangan yang diterima Kevin, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi tidak sengaja menginjak pedal gas akibat karpet atau sandal yang tersangkut.
“Katanya karpet atau sendalnya nyangkut di gas,” ucapnya.
Meski demikian, peristiwa tersebut tidak dilaporkan ke polisi karena telah diselesaikan secara damai antara kedua belah pihak.
Kevin mengaku masih merasakan trauma ringan setelah kejadian tersebut.
“Trauma dikit pasti ada. Lumayan jadi was-was,” katanya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan, Danny Trisespianto Arief Sutarman, menyatakan bahwa kasus tersebut telah dimediasi.
“Sudah dimediasi internal. Kedua belah pihak memang tidak mau membawa ke ranah hukum karena sudah tercapai mediasi,” ujarnya.
(TribunNewsmaker.com/Kompas.com)