TRIBUNNEWS.COM - Hasil Practice MotoGP Brasil 2026 menempatkan 10 pembalap lolos Q2 kualifikasi dan sesi Q1 untuk hari ini Sabtu, (21/3/2026).
Dari hasil Practice, ditempatkan Johann Zarco jadi yang tercepat diikuti pemimpin Ducati, Marc Marquez, yang berhasil menduduki P2 dalam Practice MotoGP Brasil 2026.
Ducati menegaskan dominasinya belum runtuh dengan lolosnya 4 pembalap di top 10 dan akan berburu pole position langsung dari Q2.
Beda cerita dengan pasukan Aprilia yang menggila di Thailand, hanya ada 2 pembalap lolos Q2 yakni Jorge Martin finid P4 dan Ai Ogura di posisi 10.
Kejutan mengesankan Toprak Razgatlioglu jadi tanda bahwa keberhasilan Fabio Quartararo tembus top 10 memang bukan kebetulan, Toprak juga bisa menunjukkan kelasnya.
Q2
1. Johann Zarco
2. Marc Marquez
3. Toprak Razgatlioglu
4. Jorge Martin
5. Pedro Acosta
6. Alex Marquez
7. Fabio Quartararo
8. Fermin Aldeguer
9. Pecco Bagnaia
10. Ai Ogura
Q1
11. Luca Marini
12. Jack Miller
13. Alex Rins
14. Maverick Vinales
15. Diogo Moreira
16. Brad BInder
18. Franco Morbidelli
19. Fabio Di Giannantonio
20. Marco Bezzecchi
21. Raul Fernandez
22. Enea Bastianini
Begitu lampu hijau menyala di ujung pit lane, kamera langsung menangkap bintik-bintik air yang menempel pada lensa.
Keganasan sirkuit baru ini langsung memakan korban. Tikungan 4 menjadi titik paling mematikan. Brad Binder menjadi pembalap pertama yang mencium aspal.
Baca juga: Hasil MotoGP Brasil 2026 Hari Ini: Pedro Acosta Tercepat FP1, Marc Marquez Kecele di Ayrton Senna
Nasib sial Binder menular secara beruntun ke Jack Miller dan pembalap tuan rumah, Diogo Moreira, juga tersungkur di sana.
Di tengah kekacauan tersebut, Johann Zarco menunjukkan kelasnya. Pembalap LCR Honda ini melesat kencang dengan catatan 1 menit 21,257 detik.
Sayu persatu jajaran Ducati juga mencatatkan waktu terbaik dengan tembus ke top 10.
Juara dunia WorldSBK, Toprak Razgatlioglu, tampil sangat impresif dengan menempati posisi ketiga, selisih tipis 0,308 detik dari Zarco.
Sempat melebar di tikungan 1 saat mencoba membuntuti Jorge Martin, kecepatan Toprak membuktikan bahwa ia adalah ancaman nyata.
Apresiasi kepada Fermin Aldeguer. Meski kondisi fisiknya belum 100 persen pulih pasca-cedera tulang paha, ia mampu merangsek ke P8.
Menjelang 20 menit terakhir, intensitas hujan semakin tinggi. Bezzecchi mencoba melakukan perjudian dengan turun kembali ke lintasan menggunakan ban slick (ban kering).
Manajer tim, Paolo Bonora, sempat meragukan keputusan tersebut dengan mengatakan bahwa lintasan tidak akan membaik untuk mempertajam waktu.
Prediksi Bonora terbukti benar. Lap pertama Bezzecchi masih lebih lambat 5 detik dari waktu Zarco. Setelah sempat melebar di Tikungan 9 pada putaran berikutnya, Bezzecchi akhirnya menyerah dan kembali ke pit.
(Tribunnews.com/Niken)