Deretan Amalan Sunah Sebelum dan Sesudah Sholat Ied Idul Fitri Sesuai Ajaran Rasulullah SAW
Rizka Pratiwi Utami March 21, 2026 08:27 AM

SRIPOKU.COM - Di bawah ini beberapa amalan sunah yang dianjurkan dilakukan sebelum dan sesudah melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H / 2026.

Setelah umat Muslim menjalani ibadah puasa Ramadan selama sebulan penuh, Hari Raya Idul Fitri pun tiba sebagai momen kemenangan yang sangat dinantikan.

Pada hari yang penuh kebahagiaan ini, terdapat sejumlah amalan sunah yang dianjurkan untuk dikerjakan sebelum maupun setelah Sholat Idul Fitri.

Amalan-amalan ini dapat menjadi cara untuk menyempurnakan ibadah serta meneladani ajaran Rasulullah SAW di hari raya.

Baca juga:  Mudik Sumsel 2026: Penumpang Bus Melonjak 58 Persen, Kapolda Waspadai Kenaikan Angka Kecelakaan

Berikut beberapa amalan sunah yang dianjurkan, dirangkum dari berbagai sumber.

1. Makan atau Minum Sebelum Sholat Idul Fitri

Salah satu amalan sunah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW sebelum melaksanakan Sholat Idul Fitri adalah makan atau minum terlebih dahulu.

Hal ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA. Dalam hadis tersebut disebutkan bahwa Rasulullah SAW tidak berangkat menuju tempat Sholat Idul Fitri sebelum memakan beberapa butir kurma. (HR. Bukhari).

2. Mandi Sebelum Sholat Idul Fitri

Amalan sunah lainnya sebelum menunaikan Sholat Idul Fitri adalah mandi.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Abdullah bin Abbas RA menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW mandi pada hari Idul Fitri dan Idul Adha.

Mandi ini bertujuan untuk membersihkan diri sekaligus mempersiapkan tubuh dalam keadaan suci saat menyambut hari kemenangan.

Sunah ini juga berlaku bagi wanita yang sedang dalam keadaan haid atau nifas, yang biasanya tidak diwajibkan mandi besar.

3. Mengumandangkan Takbir

Mengumandangkan takbir juga menjadi salah satu amalan sunah yang sangat dianjurkan pada Hari Raya Idul Fitri.

Takbiran dimulai sejak waktu Maghrib pada malam 1 Syawal hingga selesai pelaksanaan Sholat Idul Fitri.

Rasulullah SAW disebutkan mengumandangkan takbir saat menuju tempat Sholat Idul Fitri dan terus melakukannya hingga sholat selesai. (HR. Ibn Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf).

Takbir menjadi bentuk pengagungan kepada Allah SWT sekaligus ungkapan syukur atas keberhasilan menunaikan ibadah puasa selama satu bulan penuh.

4. Melewati Jalan Berbeda Saat Pergi dan Pulang dari Sholat Idul Fitri

Salah satu sunah Nabi yang juga dianjurkan adalah menggunakan jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang dari Sholat Idul Fitri.

Hal ini sebagaimana disebutkan oleh Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam kitab Ghuniyatut Thalibin.

"Orang Mukmin dianjurkan pergi dan pulang dari shalat ied dari jalan yang berbeda karena Ibnu Umar menyatakan bahwa Nabi SAW pergi dan pulang shalat ied dari jalan yang berbeda.”

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.