Warga Datangi Masjid Nurul Iman Padang Sejak Pagi, Salat Idul Fitri Dihadiri Fadly Amran
afrizal March 21, 2026 09:27 AM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Suasana khidmat menyelimuti pusat Kota Padang tepat pada peringatan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026) pagi.

Sejak pukul 07.00 WIB, ratusan warga mulai memadati kawasan Masjid Agung Nurul Iman yang tak jauh dari Pasar Raya Padang untuk menunaikan ibadah Salat Id berjamaah.

Pantauan TribunPadang.com di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang luar biasa. 

Mengenakan pakaian terbaik dan membawa sajadah dari rumah, jemaah tampak berjalan kaki beriringan menuju area masjid yang menjadi salah satu ikon religi di Sumatera Barat tersebut.

Baca juga: Cuaca Padang saat Salat Idul Fitri 2026 Diprakirakan Cerah Berawan

Petugas keamanan dan panitia masjid juga terlihat bersiaga di berbagai titik. 

Mereka sibuk mengarahkan arus jemaah yang datang agar tetap tertib dan menempati shaf yang masih tersedia di dalam maupun area halaman masjid.

Dihadiri Wali Kota

Sekitar pukul 07.12 WIB, Wali Kota Padang, Fadly Amran, tiba di lokasi. 

Mengenakan baju koko berwarna terang dengan paduan hijau muda, kehadiran orang nomor satu di Padang ini disambut hangat oleh warga yang sudah lebih dulu hadir.

Dalam sambutannya sebelum salat dimulai, Fadly Amran menekankan pentingnya peran masjid bagi masyarakat. 

Baca juga: Datang dari Pekanbaru, Ridwan Singgahi Masjid Al Hakim Malam Takbiran: Besok Mau Shalat di Sini

Menurutnya, masjid bukan sekadar tempat ibadah, melainkan episentrum kegiatan sosial dan kepemudaan.

"Masjid harus menjadi pusat peradaban, terutama bagi generasi muda. Program seperti Smart Surau, Pesantren Ramadan, hingga Subuh Barokah terus kita galakkan untuk membina karakter warga," ujar Fadly Amran.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama bulan Ramadan kemarin, pemerintah kota telah mengunjungi sedikitnya 139 masjid dan musholla dalam rangkaian Safari Ramadan. 

Hal ini dilakukan demi mewujudkan visi Kota Padang yang lebih religius dan maju.

Tak lupa, Fadly mengajak seluruh warga Kota Padang untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. 

Ia berpesan agar momen kemenangan ini dijadikan bahan bakar untuk bersama-sama membangun kota ke arah yang lebih baik.

Ajak Doakan Palestina

Di tengah kebahagiaan merayakan Lebaran, Fadly Amran juga menyelipkan pesan kemanusiaan. 

Ia mengajak jemaah yang hadir untuk tidak melupakan penderitaan saudara-saudara sesama Muslim di Palestina.

"Di hari yang fitri ini, mari kita kirimkan doa terbaik untuk saudara-saudara kita di Palestina agar selalu diberikan kekuatan dan perlindungan oleh Allah SWT," ucapnya.

Bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan Salat Id kali ini adalah Mukhlis Bahar. 

Dalam khotbahnya, ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan hubungan, baik hubungan langsung dengan Sang Pencipta (Hablumminallah) maupun hubungan antar sesama manusia (Hablumminannas).

Sementara itu, prosesi salat dipimpin oleh Imam Albizar yang melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an dengan merdu, menambah kekhusyukan ribuan jemaah yang memadati area masjid.

Hamdan, salah seorang jemaah yang datang memboyong keluarganya, mengaku merasa lega bisa melaksanakan Salat Id tahun ini dengan penuh kedamaian. 

Ia memilih mengikuti ketetapan pemerintah dalam menentukan 1 Syawal.

"Alhamdulillah, hari ini kami sekeluarga Salat Id sesuai keputusan pemerintah. Kemarin waktu awal puasa juga kami ikut jadwal pemerintah, jadi konsisten saja," tutur Hamdan usai salat.

Menanggapi adanya perbedaan penentuan hari lebaran dengan organisasi lain seperti Muhammadiyah, Hamdan menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang lumrah di Indonesia.

"Perbedaan itu biasa, itu bagian dari keberagaman kita. Yang penting kebersamaan tetap terjaga, jangan sampai karena beda hari lebaran malah jadi pecah atau ribut," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.