Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis Rehatta
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Gema takbir dari kapal-kapal nelayan berkumandang di Perairan Teluk Ambon.
Pemandangan tak biasa bagi warga kota berjuluk manise ini.
Ribuan pasang mata menyaksikan dari pesisir pantai hingga di badan Jembatan Merah Putih.
Sekiranya itu mengkonfirmasi sambutan baik warga kota akan cara lain menyambut hari kemenangan Idul Fitri.
Maret ini jadi tahun kedua kegiatan berjuluk Takbir Laut ini.
Masih dengan rute yang sama titik start Pelabuhan Amerika (Negeri Laha) - perairan kawasan Air Salobar - Pusat Kota Ambon - Hative - Wayame menuju Jembatan Merah Putih, kemudian kembali ke Negeri Laha.
Baca juga: Dililit Lampu Hias, Rubber Boat Basarnas Ambon Tetap Sigap Kawal Konvoi Takbiran Laut
Baca juga: Dari Jembatan Amerika Negeri Laha, Gema Takbir Bersahutan Memecah Ombak Teluk Ambon
Jumlah peserta jauh meningkat, bahkan mencapai lebih dari seribu orang dengan melibatkan nyaris 50 armada milik nelayan: kapal dan longboat.
Bahkan, komunitas umat Kristiani juga ikut meramaikan.
Saidna Bin Taher, selaku inisiator Takbir Laut mengaku senang akan antusias warga tersebut.
Paling tidak, warga Laha teralihkan dari mode takbiran di jalanan dengan berbagai dampak negatif.
Selanjutnya jadi target strategis yakni terus mengkampanyekan Negeri Laha yang telah didaulat sebagai Desa Wisata.
Dirinya bersama pemerintah Negeri pun bakal menjadikan Takbir Laut dalam agenda wisata tahunan.
Harapannya sederhana, Laha dan Kota Ambon semakin manise.
"Ini akan rutin dan menjadi agenda tahunan wisata religi," tandasnya. (*)