TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Adanya gelaran salat Idul Fitri 1447 H yang digelar Pemkot Bogor di area Kebun Raya Bogor menjadi ladang cuan bagi Arif.
Arif merupakan salah satu penjaja alas atau tikar untuk salat bagi para jamaah yang memerlukannya.
Jamaah yang lupa membawa sejadah atau tak kebagian tempat bisa mengandalkan alas yang Arif jual ini.
Harganya pun terjangkau, dijual Rp 10.000 per lembarnya.
Alas ini terbuat dari karton kertas namun berlapis lapisan plastik tipis sehingga tak mudah rusak saat kena air.
Pantauan TribunnewsBogor.com, Sabtu (21/3/2026), Arif sudah standby di sekitar lokasi salat id di Kebun Raya sejak subuh.
Dia dengan aktif menjajakannya kepada para warga yang berdatangan hendak salat id.
"Udah dari jam 05.00 WIB saya," kata Arif kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu.
Dia mengatakan bahwa usaha jualan alas salat di Kota Bogor ini merupakan usaha musiman tahunan yang sudah dia lakoni sejak lama.
Setiap kali berjualan, dia membawa 100 lembar alas salat untuk dia jajakan.
"Saya biasanya bawa 100 lembar, tapi kadang itu juga gak habis," kata Arif.
"Tergantung ramenya (pembelinya), kadang habis kadang enggak," imbuh.
Arif pun bersyukur karena ini menjadi ladang cuannya tiap tahun.
Apalagi di Kota Bogor ada dua acara salat id besar yang digelar di lapangan.
Yaitu salat id versi Muhammadiah dan salat id versi penetapan pemerintah yang mana di Kota Bogor keduanya digelar di area terbuka dan dihadiri banyak jamaah.
"Alhamdulillah tiap tahun. Ada dua hari, Muhamadiyah dan umum. Kalau Muhamadiyah mah di Sempur," ungkapnya.