Pemulihan Bencana di Aceh Hampir 100 Persen, Prabowo Klaim Warga Tak Lagi di Tenda
Firmauli Sihaloho March 21, 2026 01:38 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa proses pemulihan akibat bencana di Aceh kini nyaris rampung sepenuhnya.

Seperti telah diketahui, wilayah Aceh bersama Sumatera Utara dan Sumatera Barat sebelumnya terdampak bencana banjir serta tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025.

"Perbaikannya, pemulihannya sangat cepat. Alhamdulillah pemulihannya hampir 100 persen ya," ucap Prabowo usai menjalankan salat Id di Masjid Darussalam Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu (21/3/2026). 

Kepala Negara menyatakan, sudah tidak ada korban bencana yang mengungsi di tenda.

Warga kini sudah pindah ke hunian sementara maupun hunian tetap yang dibangun oleh pemerintah.

"Di tenda sudah enggak ada lagi, 100 persen. Semua sudah keluar dari tenda, masuk ke hunian-hunian sementara ataupun hunian tetap," tuturnya.

Prabowo menyebut, aliran listrik di semua daerah di Aceh hampir menyala.

"Listrik hampir semuanya sudah jalan, hampir 100 persen lah. Hanya hanya lima desa dari seluruh Aceh, hanya lima desa yang memang sulit," tuturnya.

Baca juga: Satu Unit Rumah Ikut Terbakar di Jalan Adi Sucipto Pekanbaru, Berkas-berkas Hangus Tak Tersisa

Baca juga: Cabut Stop Kontak Listrik, Damkar Pelalawan Ingatkan Potensi Kebakaran Selama Mudik

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan secara situasi di Aceh sudah membaik. 

"Bantuan semua sudah turun ke rakyat semua, alhamdulillah," ucapnya. 

Prabowo juga mengapresiasi kinerja semua pihak yang sudah membantu pemulihan pascabencana di Sumatera.

Ia menyampaikan terima kasih atas kerja semua pihak, baik masyarakat maupun jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk memulihkan 3 provinsi di Sumatera.

"Terima kasih kepada semua petugas, semua aparat dari TNI, Polri, dari BNPB, PU, Pemda, semua K/L (kementerian/lembaga) yang kerja luar biasa."

"Mereka kerja luar biasa bantu rakyat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dan di provinsi-provinsi lain," ungkapnya.

Adapun kehadiran Prabowo melaksanakan salat Id di Aceh Tamiang disebut sebagai bentuk solidaritas terhadap korban bencana banjir di wilayah Sumatera.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan, keputusan Prabowo melaksanakan salat Id di Aceh memiliki makna penting bagi masyarakat terdampak bencana.

"Hari ini Presiden salat Id di Aceh. Itu bentuk solidaritas yang ditunjukkan oleh Presiden kepada saudara-saudara kita di Sumatera yang pada bulan November terkena musibah," kata Muzani usai salat Id di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu.

Ia menilai, perhatian pemerintah terhadap penanganan bencana di Sumatera cukup besar, termasuk upaya pemulihan wilayah terdampak.

"Dan perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan ini sejak awal luar biasa. Tekad Presiden untuk kembali membangun Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh menjadi provinsi yang kembali seperti sediakala juga sudah dilakukan dengan baik. Sekarang ini sedang dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi," kata Muzani.

Menurut Muzani, kehadiran Prabowo di Aceh juga untuk menunjukkan kebersamaan dengan warga yang masih tinggal di hunian sementara.

"Hari ini Presiden bersalat di sana untuk menunjukkan solidaritas, kebersamaan dengan sahabat-sahabat, saudara-saudara di Aceh yang sampai sekarang masih tinggal di berbagai macam tempat hunian sementara," tambahnya.

Dalam momentum Idulfitri, Muzani turut menyampaikan harapan agar persatuan masyarakat Indonesia semakin kuat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada serta peduli terhadap lingkungan sekitar.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.