TRIBUNMANADO.CO.ID - Perayaan Idul Fitri identik dengan hidangan lezat yang menggugah selera.
Namun di balik kenikmatan tersebut, masyarakat diimbau untuk mewaspadai peningkatan kasus Asam Urat yang kerap terjadi setelah Lebaran.
Konsumsi makanan tinggi purin seperti daging merah, jeroan, serta hidangan bersantan secara berlebihan dapat memicu naiknya kadar asam urat dalam tubuh.
Baca juga: Hangatnya Silaturahmi di Hari Raya Idul Fitri, Kebersamaan Keluarga Moha: Satukan Perbedaan
Ditambah dengan pola makan yang tidak terkontrol selama momen silaturahmi, risiko kambuhnya nyeri sendi pun meningkat, terutama pada bagian kaki dan pergelangan.
Tenaga medis menyebutkan, gejala yang sering muncul meliputi nyeri mendadak, pembengkakan, hingga rasa panas di area sendi.
Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari jika tidak segera ditangani.
Selain menjaga pola makan, masyarakat juga dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi air putih, mengurangi makanan berlemak dan tinggi purin, serta tetap aktif bergerak.
Bagi penderita dengan riwayat asam urat, penting untuk tetap mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter dan tidak mengabaikan gejala yang muncul.
Dengan menjaga keseimbangan pola makan dan gaya hidup sehat, momen Lebaran tetap bisa dinikmati tanpa harus terganggu oleh masalah kesehatan.
- Nyeri sendi mendadak, sering terjadi di jempol kaki
- Sendi terasa panas, bengkak, dan kemerahan
- Rasa nyeri hebat terutama malam atau pagi hari
- Sendi terasa kaku dan sulit digerakkan
- Pada kondisi tertentu, muncul benjolan (tofi) di sekitar sendi
- Batasi makanan tinggi purin (jeroan, daging merah, seafood)
- Perbanyak minum air putih untuk membantu membuang asam urat
- Konsumsi buah dan sayur, terutama yang tinggi vitamin C
- Hindari minuman manis dan alkohol
- Jaga berat badan ideal dan rutin berolahraga
- Istirahatkan sendi yang nyeri dan hindari aktivitas berat
- Kompres dingin pada area yang sakit untuk mengurangi bengkak
- Perbanyak minum air putih
- Konsumsi obat pereda nyeri sesuai anjuran, seperti Ibuprofen atau Colchicine
- Hindari dulu makanan pemicu hingga kondisi membaik
Jika nyeri berlangsung lama atau sering kambuh, sebaiknya segera konsultasi ke tenaga medis untuk penanganan lebih lanjut.
-
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini