Lansia Tewas Kesetrum di Bali, Peliharaannya Menggonggong Tanpa Henti Sebelum Ditemukan Tetangga
Putu Dewi Adi Damayanthi March 21, 2026 03:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Seorang wanita lanjut usia berinisial AAIK (65), ditemukan meninggal dunia secara tragis di kediamannya di Jalan Gunung Lebah, Desa Tegal Harum, Denpasar Barat, pada Kamis 19 Maret 2026 tepat saat Hari Raya Nyepi.

Korban diduga kuat mengembuskan napas terakhir akibat tersengat aliran listrik saat hendak menghangatkan makanan di dapur.

Sebagaimana disampaikan Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati, pada Sabtu 21 Maret 2026.

Peristiwa ini pertama kali terendus oleh tetangga korban sekitar pukul 11.00 WITA yang merasa janggal dengan situasi di rumah tersebut.

Baca juga: Lansia Asal Belanda Ditemukan Meninggal di Sanur Bali, Sempat Meminta Segelas Air Pada Istrinya

"Tetangga korban merasa curiga karena melihat anjing peliharaan korban berada di teras dan terus menggonggong tanpa henti. Saat mencoba mengecek ke dalam rumah, ditemukan korban sudah dalam posisi terbujur kaku di meja dapur," ujar Kompol Prabawati.

Korban terakhir kali terlihat pada pukul 09.00 WITA. Saat itu, korban tampak menuju dapur dengan maksud menghangatkan sayur menggunakan alat penanak nasi atau magicom.

Namun, setelah aktivitas tersebut, tidak ada lagi tanda-tanda kehidupan dari dalam rumah hingga gonggongan anjing peliharaan mengundang perhatian warga.

Anak kandung korban, GD, yang saat kejadian sedang bekerja di sebuah hotel di kawasan Pantai Double Six, Kuta, langsung bergegas pulang setelah dihubungi tetangga.

Ia mendapati ibunya sudah tidak bernyawa di tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek menjelaskan secara rinci kondisi korban saat ditemukan oleh tim kepolisian.

Korban ditemukan mengenakan kaos abu-abu dan celana kotak-kotak hitam putih tanpa menggunakan alas kaki.

Posisinya tampak lemas menyangga pada meja dapur dengan tangan kanan masih berada di atas magicom.

"Posisi kepala korban menghadap ke barat dan kaki ke timur. Tangan kanannya berada di magic com, sementara tangan kiri tergantung lemas. Kondisi jenazah saat ditemukan sudah dalam keadaan kaku (rigor mortis)," jelas Kapolsek Denpasar Barat.

Hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, baik dari benda tumpul maupun senjata tajam.

Polisi menyimpulkan penyebab kematian murni akibat kecelakaan tersengat aliran listrik.

"Kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Korban diduga kuat tersengat listrik saat berinteraksi dengan alat elektronik tersebut tanpa menggunakan alas kaki, yang memperbesar risiko fatalitas," pungkas Kompol Ni Wayan Adnyani Prabawati. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.