TRIBUNBATAM.id, BATAM - Suasana berbeda terasa di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIA Batam pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Sejak hari pertama Lebaran, rutan dipadati keluarga warga binaan yang datang untuk mengikuti program kunjungan terbuka atau open house yang digelar selama tiga hari.
Seusai pelaksanaan Salat Idulfitri, antrean panjang sudah terlihat di area pendaftaran.
Meski jumlah pembesuk membludak, para pengunjung tetap tertib menunggu giliran sambil mengikuti seluruh prosedur yang ditetapkan petugas.
Di tengah lonjakan kunjungan, petugas rutan bekerja ekstra untuk memastikan layanan berjalan lancar dan aman.
Pemeriksaan identitas serta barang bawaan dilakukan secara ketat sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Seluruh barang yang dibawa pengunjung juga dipindahkan ke dalam plastik transparan demi menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.
Kepala Rutan Batam, Fajar Teguh Wibowo, mengatakan layanan kunjungan terbuka ini merupakan bentuk komitmen pihaknya untuk menghadirkan nuansa kekeluargaan bagi warga binaan di momen Lebaran.
“Lebaran adalah momen penting bagi semua orang, termasuk warga binaan. Kami ingin mereka tetap bisa merasakan kebersamaan dengan keluarga meskipun berada di dalam rutan,” kata Fajar.
Lanjutnya, program kunjungan terbuka ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Syawal.
Pihak rutan menyiapkan tenda di lapangan dalam area rutan agar warga binaan dapat bertemu langsung dengan keluarga mereka dalam suasana yang lebih hangat dan leluasa.
Adapun jadwal kunjungan dibagi dalam dua sesi setiap harinya, yakni pukul 09.00–11.30 WIB dan dilanjutkan kembali pada pukul 13.00–16.00 WIB setelah waktu istirahat.
Sementara untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan akibat tingginya jumlah pengunjung, Rutan Batam juga berkoordinasi dengan aparat TNI dan Polri.
"Bantuan pengamanan melibatkan personel dari Kodim 0316/Batam, Polsek Sagulung, serta patroli dari Brimob Polda Kepri,"ungkapnya.
Fajar juga berharap melalui kegiatan ini, warga binaan dapat melepas rindu dan merasakan kembali kehangatan keluarga di hari yang penuh kemenangan.
“Momen seperti ini sangat berarti bagi mereka. Kami berharap kebersamaan singkat ini dapat menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk menjalani pembinaan dengan lebih baik,” kata Fajar.(ian).