Tokoh Lintas Agama Hadiri Open House Wali Kota Bandar Lampung
Robertus Didik Budiawan Cahyono March 21, 2026 03:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Suasana hangat penuh kebersamaan terasa kental di rumah dinas Wali Kota Bandar Lampung saat perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026).

Open house yang digelar menjadi ajang silaturahmi lintas agama dan lintas kalangan, memperlihatkan wajah toleransi yang hidup di tengah masyarakat.

Sejumlah tokoh agama Katolik turut hadir dalam kesempatan tersebut. Di antaranya Uskup Keuskupan Tanjungkarang, Mgr Vinsensius Setiawan Triatmojo.

Uskup Vinsen hadir bersama Romo Philipus Suroyo, Vikaris Jenderal Keuskupan Tanjungkarang Pastor Adrianus Satu Manggo, serta para suster dan biarawati.

Uskup Keuskupan Tanjungkarang, Mgr Vinsensius Setiawan Triatmojo memakai setelan jubah berwarna hitam kombinasi ungu lengkap dengan penutup kepalanya.

Baca juga: Pesan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana seusai Salat Id di Masjid Al Furqon

Sedangkan Romo Roy, sapaan akrabnya mengenakan pakaian jubah putih. Selain itu, terlihat juga rombongan dari tokoh dan umat dari agama Budha hadir di rumah dinas Wali Kota Bandar Lampung dalam rangka hari raya Idul Fitri 1447 H.

Kehadiran mereka disambut langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, didampingi suaminya Herman HN, mantan Wali Kota Bandar Lampung.

Tampak mereka saling berjabat tangan dan berfoto saat datang dan pulang. Momen ini pun menjadi simbol kuatnya persaudaraan lintas iman di Kota Tapis Berseri.

Di tengah ramainya tamu yang datang dari berbagai lapisan masyarakat, Uskup Vinsensius menyampaikan kesan mendalamnya terhadap suasana open house tersebut. Ia mengaku terkesan dengan antusiasme masyarakat yang hadir.

"Acara hari ini sangat ramai, dihadiri oleh masyarakat dari berbagai kalangan," ujarnya dengan senyum ramah.

Lebih dari sekadar kunjungan silaturahmi, kehadiran para tokoh agama Katolik ini membawa pesan penting tentang perdamaian dan persatuan.

Uskup Vinsensius menekankan bahwa momen hari raya, khususnya Idul Fitri, merupakan waktu yang tepat untuk mempererat persaudaraan antarumat beragama.

Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan dan toleransi harus terus dijaga dan diperkuat, terlebih di tengah berbagai tantangan global yang saat ini dihadapi bangsa.

"Momentum seperti ini menjadi pengingat bahwa kita semua adalah saudara. Persaudaraan sejati lintas golongan harus terus kita rawat sebagai kekuatan bangsa," ungkapnya.

Ia juga berharap semangat Idul Fitri tidak hanya dirasakan oleh umat Muslim, tetapi juga membawa dampak positif bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun budaya.

Menutup pernyataannya, Uskup Vinsensius memanjatkan doa agar kedamaian senantiasa hadir dan dirasakan secara merata di tengah kehidupan masyarakat.

"Semoga melalui perayaan Idul Fitri ini, kedamaian selalu terjaga dan dirasakan oleh semua," tuturnya.

Sementara itu, suasana di lokasi tampak semakin hangat ketika para tamu saling bersalaman dan berbincang akrab.

Gestur penuh kehangatan juga ditunjukkan oleh para tokoh agama yang hadir, termasuk saat menyampaikan salam damai kepada masyarakat.

Open house ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga ruang nyata bagi terjalinnya dialog dan kebersamaan antarumat beragama di Bandar Lampung.

Di tengah keberagaman, momen seperti ini menjadi bukti bahwa harmoni tetap terjaga dan menjadi kekuatan utama dalam kehidupan bermasyarakat.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.